Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menekankan bahwa intimidasi politik atau campur tangan demografis sama sekali tidak dapat memaksa warga Palestina meninggalkan tanah air mereka.
Baca juga: PBB Konfirmasikan Pemberitahuan AS tentang Penarikan Diri dari Perjanjian Paris
“Ide ‘membersihkan’ Gaza sebagai bagian dari ‘penghapusan kolonial’ Palestina telah lama berlangsung dengan senjata & amunisi mematikan Amerika serta dukungan politik, intelijen, dan finansialnya,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei dalam sebuah posting di akun X miliknya pada hari Selasa.
“Kampanye genosida penjajah selama 15 bulan tidak dapat mencabut bangsa Palestina dari Tanah Air mereka dan tidak dapat dilakukan melalui paksaan politik dan manipulasi demografis,” ungkapnya.
“Ini adalah tanah air mereka dan mereka telah membayar harga yang sangat tinggi untuk tetap di sana dan melanjutkan perjuangan heroik mereka demi penentuan nasib sendiri dan kebebasan,” tegas Baqaei.


