Juru Bicara Iran Menanggapi Ancaman Trump dengan Kutipan dari Al-Quran

Teheran, Purna Warta – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengutuk ancaman brutal Presiden AS Donald Trump terhadap rakyat Iran, dengan mengutip ayat-ayat suci Al-Quran untuk menekankan ketahanan melawan kekuatan musuh.

Sebagai tanggapan terhadap retorika agresif Trump yang ditujukan kepada Iran, Baqaei membagikan pesan di akun media sosialnya pada Minggu malam yang menggarisbawahi keyakinan spiritual dari perspektif Iran.

Dengan mengutip ayat-ayat dari Al-Quran, Baqaei menyoroti kepercayaan yang berlaku akan dukungan ilahi terhadap ancaman eksternal, membingkai konfrontasi dalam konteks iman dan keadilan ilahi.

“Setan telah mengalahkan mereka, dan karena itu mereka melupakan mengingat Allah. Mereka adalah golongan setan. Sesungguhnya golongan setanlah yang akan menjadi orang-orang yang kalah. (19)

Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya adalah golongan yang paling rendah. (20) Allah telah menetapkan: ‘Aku dan Rasul-Ku pasti akan menang.’ Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Maha Perkasa. (21) Surah 58 Al-Mujadila,” kata juru bicara Iran.

AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer besar-besaran tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam saat itu, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban jiwa dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *