Juru Bicara Iran: Logika Destruktif AS Terungkap dalam Serangan terhadap Infrastruktur Sipil Iran

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras Amerika Serikat karena menyerang infrastruktur sipil di Iran, dan mengatakan Washington sekali lagi menunjukkan “logika destruktif” dengan menargetkan fasilitas penting bagi kehidupan dan keamanan masyarakat.

Baca juga: Survei: Separuh Penduduk Berpenghasilan Tertinggi di Jerman Pertimbangkan untuk Beremigrasi

Berbicara pada konferensi pers mingguan pada hari Senin, Esmaeil Baqaei mengatakan AS telah menargetkan fasilitas dan infrastruktur sipil Iran di beberapa provinsi selama agresi militer yang sedang berlangsung.

“Mereka menargetkan fasilitas dan infrastruktur sipil dan non-militer di beberapa provinsi, dan dengan melakukan hal tersebut mereka sekali lagi mengungkap logika destruktif Amerika,” katanya.

“Serangan terhadap infrastruktur bukan hanya serangan terhadap beberapa titik di peta; ini adalah serangan terhadap keamanan manusia dan kehidupan masyarakat,” tambah juru bicara tersebut.

Baqaei menekankan bahwa rakyat Iran tetap bersatu dalam menghadapi serangan semacam itu.

Dia menekankan bahwa Iran bukanlah kumpulan pulau-pulau terpencil di mana satu bagian dapat terluka sementara bagian lainnya diam.

Juru bicara tersebut memberikan penghormatan kepada masyarakat di wilayah selatan Iran, dengan mengatakan bahwa mereka layak mendapatkan “lebih banyak rasa hormat dan penghargaan dari sebelumnya,” dan menggambarkan mereka sebagai “penjaga Teluk Persia dan pantai Makran.”

Baca juga: Iran Mendesak IAEA untuk Mengutuk Serangan AS terhadap Situs Nuklir Darkhoveyn

“Kami mengutuk keras serangan terhadap infrastruktur,” kata Baqaei. “Hari ini kami berdiri di samping rakyat Iran bagian selatan bukan sebagai sebuah slogan, tapi karena persahabatan. Pesisir kami bukanlah perbatasan yang jauh; mereka adalah tempat yang paling dekat dengan hati rakyat Iran.”

Dia juga memuji ketahanan penduduk wilayah selatan, dan memuji kekuatan militer Iran yang melindungi negaranya.

Pernyataannya muncul setelah Duta Besar Iran untuk PBB, Saeed Iravani, meminta Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil tindakan atas agresi AS yang terus berlanjut dan pelanggaran berulang terhadap Nota Kesepahaman Islamabad.

Dalam suratnya kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Presiden Dewan Keamanan, Irani menyatakan bahwa Washington telah secara sistematis melanggar perjanjian 17 Juni melalui serangan militer berulang kali, sanksi, dukungan terhadap rute maritim alternatif di Selat Hormuz, dan terus mendukung operasi militer Israel, serta mendesak Dewan Keamanan untuk memaksa AS mengakhiri tindakannya dan menegakkan hukum internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *