Juru Bicara Iran Kecam Serangan AS-Israel terhadap Warga Sipil Iran sebagai ‘Perang Ilegal Sistematis’

Teheran, Purna Warta – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengutuk serangan AS-Israel terhadap infrastruktur sipil, mengecam para agresor karena melakukan kampanye yang disengaja dan sistematis yang menargetkan warga Iran biasa.

Dalam pesan yang diposting di akun X-nya pada 1 April, Baqaei mengecam skala dan tujuan serangan AS-Israel, menunjuk pada penargetan berulang terhadap sekolah dan fasilitas umum selama beberapa minggu terakhir.

Ia menggambarkan serangan tersebut sebagai bagian dari pola perang ilegal yang berkelanjutan, dengan alasan bahwa luas dan sifat kekerasan terhadap warga sipil melampaui definisi konvensional kejahatan perang dan mencerminkan kampanye yang lebih luas terhadap penduduk Iran.

“Ini bukan tindakan kekejaman yang terisolasi—ini adalah bagian dari pola perang ilegal yang sistematis dan brutal terhadap Iran,” kata Baqaei.

“Dalam 33 hari terakhir, para agresor dengan sengaja menargetkan lebih dari 600 sekolah dan pusat pendidikan, termasuk Sekolah Shajareh Tayyebeh di Minab dan Gedung Olahraga Lamerd,” katanya.

“Istilah ‘kejahatan perang’ sama sekali tidak cukup untuk menggambarkan kekejaman ini. Mengingat retorika permusuhan yang jelas terhadap Iran (sebagai sebuah bangsa) yang diungkapkan oleh pejabat AS/Israel, kejahatan ini sama dengan genosida,” tambah juru bicara Iran tersebut.

AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *