Tehran, Purna Warta – Menurut laporan pemberitaan Iran, media Zionis melaporkan adanya serangan udara rezim ini ke wilayah Iran. Radio Militer Israel, mengutip sumber resmi, mengonfirmasi berita tersebut.
Saluran TV Ibrani 13 juga mengumumkan bahwa rezim Zionis sedang mempersiapkan diri untuk kemungkinan perang selama beberapa hari ke depan.
Situs berita Axios, mengutip dua sumber Zionis, menyebutkan bahwa jet-jet tempur Israel telah menargetkan wilayah-wilayah tertentu di Iran, meskipun rincian target tersebut belum jelas.
Kantor berita Reuters mengklaim bahwa rezim Zionis tidak hanya menyerang Teheran, tetapi juga beberapa titik lain di Iran.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dalam pernyataan Jumat dini hari mengatakan bahwa Israel telah melancarkan serangan militer secara sepihak terhadap Iran.
Menanggapi agresi ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut serangan ini sebagai “belum pernah terjadi sebelumnya” dan mengklaim bahwa target utamanya adalah fasilitas nuklir Iran.
Permintaan Kedubes AS: Departemen Luar Negeri AS meminta semua pegawai dan keluarganya yang berada di wilayah pendudukan untuk tetap berada di tempat aman sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Netanyahu & Menteri Pertahanan Dibawa ke Bunker: Reporter radio militer Israel menyebut Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yisrael Katz telah dipindahkan ke bunker bawah tanah untuk mengatur operasi dari sana.
Rumah Sakit Siaga Penuh: Saluran TV Israel Channel 12 melaporkan bahwa semua rumah sakit di wilayah pendudukan dalam keadaan siaga penuh.
Pasukan Dipindahkan ke Perbatasan Utara: Tentara Israel dikerahkan ke komando utara wilayah pendudukan untuk memperkuat keamanan menghadapi kemungkinan ancaman.
Pernyataan Kepala Staf Militer Zionis: Eyal Zamir, Kepala Staf Gabungan Israel, mengatakan bahwa “serangan ini menargetkan sistem pertahanan udara dan rudal darat-ke-darat milik Iran.” Ia juga mengklaim bahwa serangan tersebut termasuk pembunuhan tokoh-tokoh senior Iran. Menurutnya, Iran kemungkinan besar akan segera merespons.
Senator AS Peringatkan Bahaya Bagi Sipil: Jack Reed, senator AS, mengatakan kepada New York Times bahwa serangan Israel tidak hanya membahayakan warga sipil tetapi juga mengancam stabilitas seluruh kawasan Timur Tengah.
Israel Koordinasi dengan AS: Radio militer Israel mengklaim bahwa Israel melakukan koordinasi penuh dengan AS untuk serangan ini.
Bandara Ben-Gurion Dikosongkan: Saluran berita Al-Hadath melaporkan bahwa Bandara Ben-Gurion di Tel Aviv telah dievakuasi, dan wilayah udara Israel pun ditutup.
Israel Kerahkan Ribuan Cadangan Militer: Radio militer Israel melaporkan bahwa militer telah memanggil ribuan pasukan cadangan.
Sistem Pertahanan Udara AS Dikerahkan: New York Times melaporkan bahwa AS telah mengerahkan sistem pertahanan udara untuk melindungi sekitar 40.000 pasukannya di 12 pangkalan militer di kawasan tersebut.
Putaran Kedua Serangan Dimulai: Radio militer Israel mengklaim bahwa putaran kedua serangan terhadap Iran telah dimulai. Media seperti Channel 14 menyatakan bahwa jet tempur telah lepas landas dari pangkalan militer dan menuju Iran.
Reuters: Serangan di Banyak Titik Iran: Reuters mengklaim bahwa Israel telah menargetkan banyak lokasi selain Teheran.
AS Klaim Tidak Terlibat:
Menteri Luar Negeri AS menyatakan bahwa serangan dilakukan secara sepihak oleh Israel. Dalam pernyataannya, Rubio mengatakan:
“Malam ini, Israel secara sepihak menyerang Iran. Kami tidak terlibat dalam serangan ini dan prioritas utama kami adalah melindungi pasukan kami di kawasan.”
Ia menambahkan bahwa:
“Israel telah memberi tahu kami bahwa tindakan ini penting untuk pertahanan diri mereka. Presiden Donald Trump dan pemerintahannya telah mengambil semua langkah untuk melindungi pasukan kami dan tetap berkomunikasi erat dengan mitra-mitra kawasan.”
Pernyataan ini keluar beberapa jam setelah militer Israel menyatakan bahwa mereka memulai serangan udara besar terhadap infrastruktur nuklir dan militer Iran, yang diklaim bertujuan untuk menggagalkan “ancaman yang akan datang.”
Netanyahu Tegaskan Serangan dan Siap Lanjutkan:
PM Netanyahu menegaskan agresi terhadap wilayah Iran dan menyatakan bahwa tujuan utama adalah menghancurkan fasilitas nuklir Iran. Ia menambahkan bahwa serangan akan berlanjut selama diperlukan.
Pejabat AS: Kami Tahu, Tapi Tak Ikut Campur
Dua pejabat AS mengatakan kepada Al Jazeera bahwa mereka mengetahui rencana Israel tersebut, tetapi menegaskan bahwa AS tidak berpartisipasi maupun membantu dalam serangan.
Wilayah Udara Palestina yang Diduduki Ditutup
Menteri Pertahanan Israel mengumumkan status darurat di seluruh wilayah pendudukan sampai pemberitahuan lebih lanjut. Situs Times of Israel melaporkan bahwa status darurat ini diumumkan sebagai akibat dari serangan Israel terhadap Iran.


