IRGC Memperingatkan Respons Parah terhadap Kesalahan Perhitungan Musuh

Teheran, Purna Warta – Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata Iran tetap sepenuhnya siap untuk memberikan respons yang segera, tegas, menyakitkan, dan menimbulkan penyesalan terhadap segala ancaman, agresi, atau kesalahan perhitungan yang dilakukan musuh.

Baca juga: Komandan Iran: Ekspor Minyak dan Gas Akan Diperuntukkan bagi Semua Orang atau Tidak untuk Siapa Pun

Dalam pernyataan yang memperingati 23 Khordad (13 Juni), peringatan pertama Operasi True Promise III dan perang yang dilancarkan rezim Zionis melawan Iran, IRGC menggambarkan tanggal tersebut sebagai salah satu babak paling menentukan dan mulia dalam sejarah kontemporer Republik Islam.

Pernyataan itu mengatakan perang agresi dilakukan oleh musuh-musuh yang berupaya melemahkan kekuatan pencegahan Iran, mematahkan kemauan bangsa, melemahkan sistem politik, dan memecah-belah negara.

Front AS-Israel telah berusaha untuk secara bersamaan menggunakan alat militer, keamanan, intelijen, media, ekonomi dan perang kognitif untuk menghentikan jalan Iran menuju martabat, kemerdekaan dan kemajuan, namun pada akhirnya gagal dalam perhitungan strategisnya, tambahnya.

IRGC menggambarkan Operasi True Promise III lebih dari sekedar kampanye militer, dan menggambarkannya sebagai manifestasi tekad nasional, demonstrasi kekuatan peradaban, dan simbol ketahanan Iran melawan front persatuan arogansi global dan Zionisme.

Dikatakan bahwa operasi strategis tersebut dilakukan dalam gelombang berturut-turut dengan menggunakan rudal canggih, drone, intelijen, dunia maya, dan kemampuan operasional serta telah mengungkap kerentanan musuh sekaligus mengubah persamaan keamanan regional demi kepentingan Republik Islam.

Pernyataan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa operasi tersebut menyebabkan runtuhnya citra kekuasaan yang berlebihan yang diproyeksikan oleh rezim Israel dan pendukung ekstra-regionalnya, khususnya Amerika Serikat, dan menunjukkan kemampuan pencegahan Iran serta kemampuan Angkatan Bersenjata untuk merespons dengan tegas.

Baca juga: Ulama Iran: Persatuan Satu-satunya Jalan untuk Mengalahkan Musuh-Musuh Muslim

IRGC menambahkan bahwa dengan memanfaatkan pengalaman Pertahanan Suci dan perang bersejarah selama 12 hari dan 40 hari, Iran saat ini berdiri lebih kuat, lebih siap, dan dilengkapi dengan kemampuan pencegahan yang lebih besar dibandingkan sebelumnya.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa Republik Islam mempertahankan kewaspadaan penuh terhadap gerakan musuh dan tetap siap untuk merespons dengan tegas dan tanpa penundaan terhadap ancaman, serangan, agresi, atau kesalahan perhitungan musuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *