IRGC: Enam Pesawat Tempur AS-Israel Ditembak Jatuh di Wilayah Udara Iran dalam Satu Hari

Teheran, Purna Warta – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengatakan unit pertahanan udaranya menembak jatuh sebuah jet tempur dan lima sistem pesawat tanpa awak atau pesawat jelajah dalam satu hari, menyebutnya sebagai “hari kelam” bagi angkatan udara AS dan Israel.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat malam, IRGC menggambarkan pertempuran udara skala besar di atas Iran di mana pasukan pertahanan udaranya mencegat beberapa target musuh di beberapa wilayah, menegaskan bahwa operasi tersebut menunjukkan peningkatan kendali atas wilayah udara negara itu di tengah agresi AS-Israel yang sedang berlangsung.

Dalam pertempuran yang menentukan dan berkelanjutan, pasukan pertahanan udara Iran menembak jatuh satu jet tempur dan lima sistem udara lainnya, menandai hari kelam bagi angkatan udara AS dan Israel di langit Iran, kata IRGC.

Menurut pernyataan tersebut, Angkatan Udara Garda Revolusi Iran (IRGC) berhasil mencegat dan menghancurkan dua rudal jelajah di atas langit Khomein dan Zanjan, dua drone serang MQ-9 di atas Isfahan, dan satu drone Hermes di atas Bushehr. Pencegatan tersebut dilaporkan dilakukan menggunakan sistem pertahanan udara canggih yang beroperasi di bawah jaringan pertahanan udara terpadu Iran.

IRGC lebih lanjut mengatakan bahwa unit pertahanan udaranya juga berhasil menembak jatuh sebuah jet tempur musuh canggih di Iran tengah.

Ditambahkan bahwa dengan pemantauan yang inovatif, berkelanjutan, dan tepat oleh pasukan pertahanan udara Iran, langit negara itu akan semakin tidak aman bagi pesawat musuh.

AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam saat itu, Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama dengan beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas di lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *