Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam agresi militer AS terhadap Yaman, dan memperingatkan bahwa setiap agresi terhadap Iran akan memicu respons keras.
Berbicara dalam konferensi pers mingguan pada hari Senin, Esmaeil Baqaei mengecam serangan militer AS baru-baru ini terhadap Yaman sebagai kejahatan dan tindakan agresi yang telah merenggut banyak nyawa tak berdosa.
Baca juga: Juru Bicara Iran: AS Kirim Pesan Kontradiktif
Ketika ditanya tentang ancaman Amerika di tengah agresi militer terhadap Yaman, juru bicara tersebut mengatakan Iran pasti akan memberikan respons keras terhadap setiap tindakan agresi terhadap integritas teritorial dan keamanan nasionalnya.
Menolak tuduhan dukungan Iran terhadap Yaman, ia mengatakan AS dan Israel mengaitkan tindakan rakyat Yaman yang resistan dengan pihak lain untuk menebus kekalahan mereka dan menekan dukungan bagi bangsa Palestina.
“Rakyat dan pemerintah Yaman membuat keputusan secara independen,” katanya, seraya menambahkan bahwa tindakan Yaman dalam mendukung perlawanan Palestina adalah hasil dari keputusan strategis rakyat Yaman.
Juru bicara Iran itu juga meminta masyarakat internasional dan negara-negara Islam untuk segera mengambil tindakan guna mencegah berlanjutnya serangan terhadap Yaman.
Baca juga: Iran Kecam Serangan terhadap Pasukan Keamanan Pakistan
Presiden AS Donald Trump pada hari Sabtu mengumumkan serangkaian serangan berskala besar terhadap Yaman setelah pasukan Houthi mengancam akan melanjutkan serangan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Israel di Laut Merah atas blokade Israel terhadap Gaza.
Serangan AS, yang dimulai pada hari Sabtu dan berlanjut hingga dini hari Minggu, di ibu kota Yaman, Sana’a, serta di wilayah Saada, Al Bayda, dan Radaa telah menewaskan puluhan orang, termasuk anak-anak dan wanita.


