Teheran, Purna Warta – Kementerian Luar Negeri Iran mengecam serangan teroris terhadap bus yang membawa pasukan keamanan di provinsi Balochistan, Pakistan, yang telah menewaskan dan melukai beberapa petugas.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menegaskan kembali posisi berprinsip Iran dalam mengutuk terorisme dalam segala bentuknya dan di mana pun itu terjadi.
Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban, serta kepada rakyat dan pemerintah Pakistan. Baqaei menyampaikan solidaritasnya kepada mereka, situs web kementerian melaporkan.
Juru bicara itu juga menekankan perlunya memperkuat upaya dan kerja sama di tingkat bilateral dan regional untuk mencegah dan memerangi terorisme.
Sebuah ledakan bom pinggir jalan di dekat sebuah bus yang membawa pasukan keamanan di provinsi Balochistan, Pakistan, telah menewaskan sedikitnya lima petugas dan melukai puluhan lainnya. Serangan itu terjadi kurang dari seminggu setelah insiden pembajakan kereta api yang mematikan di provinsi barat daya.
Baca juga: Menlu Araqchi: Iran Berkomitmen pada Diplomasi Regional; Tetangga adalah Prioritas Utama Kami
Tentara Pembebasan Balochistan (BLA) pada hari Minggu mengaku bertanggung jawab atas serangan di distrik Noshki, Balochistan. Kelompok separatis itu juga berada di balik pembajakan kereta api yang menewaskan puluhan orang.
Inspektur senior polisi untuk distrik Noshki, Hashim Momand, mengatakan lebih dari 30 anggota pasukan paramiliter terluka dalam serangan hari Minggu.


