Teheran, Purna Warta – Seorang anggota Dewan Kebijaksanaan Iran memuji Pemimpin tertinggi Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei karena secara langsung memimpin operasi militer negara itu dalam perang terkini melawan agresi Israel dan AS.
Baca juga: Ketua Parlemen Iran Janji Berikan Respons Tegas Iran terhadap Agresi
Mohsen Rezaei mengatakan pada hari Rabu bahwa Ayatollah Khamenei, Pemimpin Tertinggi Angkatan Bersenjata Iran, secara langsung memimpin operasi Iran dalam perang melawan agresi Israel dan Amerika terkini.
Ini adalah pertama kalinya Pemimpin secara langsung memimpin Angkatan Darat Iran dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam operasi tersebut, imbuh Rezaei.
Meskipun dibantu oleh Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Abdolrahim Mousavi dan komandan Markas Pusat Khatam al-Anbia, Ayatollah Khamenei mengeluarkan perintah langsung untuk memimpin dan memimpin perang, kata Rezaei.
Ia juga mencatat bahwa Iran memutuskan untuk membatasi serangan baliknya ke area tertentu dengan serangan yang disengaja pada target tertentu, terutama lokasi militer dan komando Israel.
Rezaei memperingatkan bahwa respons Iran terhadap setiap tindakan agresi baru akan jauh lebih keras dan lebih luas.
Rezim Zionis melancarkan perang agresi yang tidak beralasan terhadap Iran pada 13 Juni. Rezim itu melakukan serangan udara terhadap lokasi nuklir, militer, dan perumahan Iran yang mengakibatkan lebih dari 930 orang tewas, termasuk komandan militer tinggi, ilmuwan nuklir, dan warga sipil.
Baca juga: Iran: Iran Terbuka terhadap Diplomasi tetapi Tegas dalam Pengayaan Uranium
Pasukan militer Iran memulai serangan balik segera setelah itu. Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam melancarkan 22 gelombang serangan rudal balasan terhadap rezim Zionis sebagai bagian dari Operasi True Promise III yang menimbulkan kerugian besar di berbagai kota di wilayah pendudukan.
Gencatan senjata yang mulai berlaku pada tanggal 24 Juni menghentikan pertempuran.


