Iran Mengusulkan Aliansi Keamanan Muslim dalam Pembicaraan Pertahanan dengan Turki

Teheran, Purna Warta – Menteri Pertahanan sementara Iran mengusulkan pembentukan aliansi keamanan di antara negara-negara Muslim, dengan mengatakan bahwa perang agresi baru-baru ini terhadap Iran menunjukkan bahwa keamanan regional harus dijamin oleh negara-negara di kawasan, bukan oleh kekuatan asing.

Brigadir Jenderal Majid Ebn al-Reza mengadakan percakapan telepon dengan Menteri Pertahanan Turki Yasar Guler pada hari Senin untuk membahas perkembangan regional terkini dan cara untuk memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan antara kedua negara bertetangga.

Merujuk pada nota kesepahaman gencatan senjata dalam perang agresi AS-Israel terhadap Iran, Brigjen Ebn al-Reza mengatakan Iran menandatangani MoU tersebut atas permintaan negara sahabat dan tetangga serta dengan tujuan membantu memulihkan stabilitas kawasan. Namun, dia mengatakan Iran tidak percaya pada AS karena rekam jejak pelanggaran komitmen yang panjang, dan memperingatkan bahwa Angkatan Bersenjata Iran tetap waspada penuh dan akan merespons dengan tepat setiap pelanggaran perjanjian.

Ia juga mengecam kejahatan rezim Israel di Gaza, Lebanon, Suriah, dan Iran, dan mengatakan bahwa dukungan AS yang terus berlanjut telah memungkinkan rezim Zionis untuk bertahan dan bertindak lebih agresif. Dia mendesak negara-negara Muslim untuk menunjukkan persatuan dan solidaritas untuk mencegah berlanjutnya kebijakan destabilisasi Israel.

Pejabat Iran menegaskan kembali usulan Teheran untuk membentuk aliansi keamanan di antara negara-negara Muslim, yang melibatkan negara-negara seperti Iran, Turki, Pakistan, Arab Saudi, Mesir, dan negara-negara Islam lainnya.

Dia mencatat bahwa perang baru-baru ini membuktikan bahwa keamanan regional harus disediakan oleh negara-negara regional sendiri, dengan alasan bahwa kehadiran pasukan asing tidak hanya gagal meningkatkan keamanan tetapi juga meningkatkan ketidakpercayaan, ketidakpastian, dan ketidakstabilan.

Ebn al-Reza juga memperingatkan terhadap rencana Israel untuk membangun apa yang disebut zona keamanan di Suriah dan Lebanon, dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut akan membuka jalan bagi krisis regional yang lebih luas. Dia menambahkan bahwa pernyataan baru-baru ini oleh para pejabat AS tentang pembukaan front baru melawan Hizbullah Lebanon dapat membuat seluruh kawasan menghadapi ancaman keamanan baru.

Menteri Pertahanan sementara itu lebih lanjut menekankan bahwa keamanan Teluk Persia harus dikelola oleh negara-negara di kawasan itu sendiri, dan mengatakan bahwa keamanan adalah masalah yang bersifat endogen dan ketergantungan pada kekuatan ekstra-regional tidak dapat menghasilkan stabilitas yang bertahan lama.

Dia menambahkan bahwa perluasan kerja sama pertahanan, militer, dan keamanan antara Teheran dan Ankara akan memperkuat keamanan regional kolektif, dan menyatakan kesiapan Iran untuk melanjutkan konsultasi dengan Turki dan negara-negara regional lainnya mengenai menciptakan pengaturan keamanan baru dan berkelanjutan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Turki menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan mendiang Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah SEED Ali Khamenei, komandan militer, warga sipil tak berdosa, dan khususnya anak-anak sekolah yang menjadi martir di Minab.

Yasar Guler menegaskan kembali dukungan Ankara terhadap implementasi penuh perjanjian gencatan senjata dan kelanjutan proses diplomatik.

Ia mengatakan keamanan regional hanya dapat dicapai melalui dialog, kerja sama, dan kemitraan antar negara di kawasan. Dia juga menyuarakan dukungan Turki untuk menjaga integritas wilayah negara-negara tetangga dan menyatakan kesiapan Ankara untuk lebih memperluas kerja sama dengan Iran di berbagai bidang termasuk kontraterorisme, keamanan perbatasan, dan urusan regional.

Menteri Pertahanan Turki menambahkan bahwa kerja sama dan konvergensi regional adalah satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi, dan menekankan bahwa Ankara mendukung setiap inisiatif yang bertujuan mengurangi ketegangan, memerangi terorisme, dan memperkuat keamanan regional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *