Iran Mengecam Trump atas Pernyataan ‘Sentuhan Cinta’ Terkait Serangan terhadap Kapal Tanker Minyak

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam Presiden AS Donald Trump karena meremehkan serangan Amerika baru-baru ini terhadap kapal tanker minyak Iran, dengan mengatakan bahwa tindakan provokatif dan upaya untuk membenarkannya tidak dapat menyembunyikan perilaku memalukan Washington.

Dalam unggahan yang dipublikasikan di akun X-nya pada hari Jumat, Esmaeil Baqaei menanggapi pernyataan Trump yang menyebut serangan AS sebagai “hanya sentuhan cinta” dan penegasannya bahwa gencatan senjata tetap berlaku meskipun terjadi serangan.

Juru bicara Iran mengatakan bahwa bahasa eufemistik dan retorika yang menyesatkan tidak dapat mengubah realitas yang diciptakan oleh tindakan Washington yang melanggar hukum dan sembrono.

“Perilaku licik dan naif di malam hari seperti hama, serta eufemisme seperti ‘tamparan ringan’, tidak dapat menghapus aib besar yang lahir dari narsisisme, keserakahan, kesalahan perhitungan yang ceroboh, dan ketidakbertanggungjawaban yang melanggar hukum,” kata Baqaei.

“Konsekuensi dari petualangan yang sembrono dan perilaku nakal ini kini telah jelas bagi seluruh dunia. Cuitan yang tidak terhubung dan delusi tidak lagi berpengaruh terhadap kenyataan—meskipun, seperti biasa, ‘semakin dalam mereka tenggelam dalam kebodohan, semakin kreatif mereka dalam membenarkannya’,” tambah juru bicara Iran itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *