Iran Mengecam Serangan Teroris di Mali

Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras serangan teroris baru-baru ini di Mali yang mengakibatkan kematian pejabat senior dan warga sipil, termasuk jamaah Muslim.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Esmaeil Baqaei mengecam serangan di berbagai wilayah Mali yang menyebabkan kematian menteri pertahanan negara itu, Sadio Camara, anggota keluarganya, dan sejumlah besar orang, termasuk jamaah Muslim di sebuah masjid di kota Kati dekat ibu kota, Bamako.

Ia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan menyatakan simpati kepada pemerintah dan rakyat Mali, serta mendoakan kesembuhan yang cepat bagi mereka yang terluka dalam insiden tersebut.

Juru bicara tersebut menegaskan kembali posisi prinsip Iran dalam mengutuk semua bentuk terorisme dan ekstremisme kekerasan, menggambarkan perjuangan melawan terorisme sebagai tanggung jawab internasional yang membutuhkan kerja sama dan koordinasi di antara semua negara, serta upaya berkelanjutan untuk memerangi pelaku, penyelenggara, pendukung, dan penyandang dana terorisme.

Baqaei juga menyatakan keyakinannya bahwa rakyat Mali akan mengatasi terorisme dan para pendukungnya melalui persatuan dan solidaritas.

Menteri Pertahanan Mali, Jenderal Sadio Camara, tewas dalam serangan terkoordinasi terhadap situs-situs militer di seluruh negeri, ketika para penyerang menargetkan rumahnya.

Kediaman Camara di kota garnisun Kati diserang pada hari Sabtu selama serangan serentak oleh afiliasi al-Qaeda dan pemberontak Tuareg.

Istri kedua Camara dan dua cucunya juga tewas dalam serangan di rumahnya.

Para penembak menyerang beberapa lokasi lain di seluruh Mali, termasuk Bamako, serta Gao dan Kidal di utara dan kota Sevare di tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *