Teheran, Purna Warta – Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras serangan teroris rezim Israel terhadap daerah pemukiman di Dahiyeh Beirut, yang menyebabkan sejumlah warga Lebanon tewas dan terluka serta merusak infrastruktur Lebanon.
Baca juga: Araqchi Menyampaikan Belasungkawa atas Kematian Putra Kepala Biro Politik Hamas
Dalam sebuah pernyataan pada Kamis malam, Esmaeil Baqaei menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban dan menyatakan simpati kepada rakyat Dahiyeh dan pemerintah Lebanon.
Ia juga menekankan solidaritas Republik Islam Iran dengan Lebanon dalam menghadapi agresi rezim Zionis.
Merujuk pada berlanjutnya agresi militer rezim Israel terhadap Lebanon dan penggunaan berulang senjata terlarang, termasuk bom fosfor, juru bicara Iran mengatakan situasi tersebut merupakan akibat langsung dari dukungan dan keterlibatan Amerika Serikat dan beberapa negara lain, termasuk Jerman dan Inggris, dengan rezim Israel dalam melanggar hukum internasional dan melakukan genosida serta kejahatan perang terhadap negara-negara di kawasan tersebut.
Baqaei juga menekankan tanggung jawab Dewan Keamanan PBB dan semua pemerintah untuk meminta pertanggungjawaban para pelaku dan menghukum para penjahat.
Baca juga: Iran Menargetkan 3 Kapal Perusak AS di Dekat Selat Hormuz
Rezim Israel membombardir pinggiran selatan Beirut untuk pertama kalinya sejak gencatan senjata berlaku pada 17 April.
Serangan Israel menyebabkan kerusakan besar pada sebuah gedung bertingkat di lingkungan yang padat penduduk.
Rezim Zionis menewaskan sedikitnya 13 orang di Lebanon pada hari Rabu, dan terus menyerang Lebanon selatan dan timur.


