Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyerukan kepada pemerintah asing, khususnya negara-negara tetangga, untuk memperjelas sikap mereka terhadap perang agresi AS-Israel terhadap Iran secara langsung.
“Ratusan warga sipil Iran telah tewas dalam pemboman Israel-AS, termasuk lebih dari 200 anak-anak,” kata Araqchi dalam sebuah unggahan di akun X-nya.
“Laporan mengklaim bahwa beberapa negara tetangga yang menampung pasukan AS dan mengizinkan serangan terhadap Iran juga secara aktif mendorong pembantaian ini,” tambahnya.
“Sikap harus segera diklarifikasi,” tegas diplomat senior Iran tersebut.
Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.
Serangan tersebut melibatkan serangan udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.
Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.


