Iran Kecam Agresi AS-Saudi terhadap Irak

Teheran, Purna Warta  – Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk keras serangan agresif AS dan Saudi di beberapa wilayah di Irak.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Rabu, Kementerian Luar Negeri mengecam serangan AS dan Saudi, yang menargetkan beberapa wilayah di Irak, termasuk fasilitas dan situs milik lembaga resmi Irak serta prosesi ziarah dan stasiun layanan Arbain.

Kementerian tersebut menggambarkan serangan tersebut sebagai “serangan terang-terangan terhadap kedaulatan nasional dan integritas wilayah Irak serta pelanggaran mencolok terhadap Paragraf 4 Pasal 2 Piagam PBB dan aturan dasar hukum internasional.”

Ia menambahkan bahwa serangan tersebut dilakukan “sejalan dengan ambisi AS dan rezim Zionis untuk memperluas cakupan perang dan konflik di kawasan Asia Barat.”

Kementerian Luar Negeri juga menyampaikan belasungkawa atas gugurnya sejumlah warga Irak dalam serangan tersebut dan menegaskan kembali “dukungan penuh dan solidaritas Republik Islam Iran terhadap pemerintah dan rakyat Irak.”

Pernyataan tersebut lebih lanjut menyatakan bahwa mereka menganggap “rezim penghasut perang AS dan antek-anteknya di wilayah tersebut bertanggung jawab atas konsekuensi berbahaya dari tindakan kriminal, tidak manusiawi dan provokatif ini.”

Unit Mobilisasi Populer (PMU) Irak mengatakan setidaknya 20 anggotanya tewas dan 32 lainnya luka-luka dalam serangan gabungan Saudi-AS di lokasi mereka di seluruh negeri.

Arab Saudi dan Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pada Rabu pagi bahwa serangan udara gabungan menargetkan pasukan di Irak yang bertanggung jawab atas apa yang mereka sebut sebagai serangan terhadap pasukan Amerika dan infrastruktur energi Saudi.

Dalam pernyataan sebelumnya, PMU mengatakan serangan tersebut merupakan “eskalasi yang sangat berbahaya” dan pelanggaran terhadap kedaulatan Irak dan lembaga keamanan resmi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *