Iran Desak OPCW Bertindak Atas Agresi Israel

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mendesak Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) untuk menanggapi serangan rezim Israel pada bulan Juni terhadap Iran dan fasilitas-fasilitasnya yang dipantau OPCW.

Baca juga: IRGC Peringatkan Israel Akan Mendapat Respons Tegas Atas Pembunuhan Komandan Hizbullah

Menlu Iran, yang telah melakukan perjalanan ke Den Haag untuk menghadiri konferensi tahunan negara-negara pihak Konvensi Senjata Kimia, mengadakan pertemuan dengan Direktur Jenderal OPCW Fernando Arias pada hari Selasa.

Dalam pertemuan tersebut, menteri luar negeri Iran memberikan pengarahan kepada kepala OPCW tentang kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis dalam serangan agresifnya terhadap Iran pada bulan Juni dan serangannya terhadap fasilitas-fasilitas industri di bawah pengawasan OPCW, serta menyerukan agar OPCW memberikan perhatian penuh terhadap masalah tersebut.

Rezim Zionis, yang telah melakukan beberapa kejahatan internasional paling parah dan telah menempatkan perdamaian dan keamanan internasional di bawah ancaman serius, tetap berada di luar Konvensi Senjata Kimia, Araqchi memperingatkan, menekankan tanggung jawab komunitas internasional untuk meminta pertanggungjawaban rezim Israel.

Ia juga menggambarkan Iran sebagai korban senjata kimia terbesar sejak Perang Dunia II, menegaskan kembali tekad Republik Islam untuk memperjuangkan hak-hak korban senjata kimia.

Araqchi mengingatkan komunitas internasional –terutama negara-negara yang memiliki peran langsung maupun tidak langsung dalam memasok senjata kimia kepada rezim Saddam– tentang tanggung jawab mereka dalam hal ini.

Baca juga: Kharrazi: Iran Terbuka untuk Perundingan Nuklir Tanpa Mengubah Syaratnya

Menteri luar negeri menyatakan bahwa sanksi ilegal dan tidak adil yang dijatuhkan kepada Iran, dan penghalangan aksesnya terhadap pasokan medis dan perawatan bagi para penyintas perang kimia, merupakan ketidakadilan ganda terhadap para korban dan keluarga mereka.

Ia berpendapat bahwa sanksi tersebut merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan dan bahwa pihak-pihak yang menjatuhkan sanksi dan mereka yang menegakkan sanksi harus bertanggung jawab atas kejahatan-kejahatan ini.

Sementara itu, Direktur Jenderal OPCW menekankan misi organisasi untuk mencegah terulangnya tragedi masa lalu akibat penggunaan senjata kimia, dan menyatakan kesiapan Sekretariat OPCW untuk melanjutkan kerja samanya dengan Iran sesuai mandat organisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *