Kharrazi: Iran Terbuka untuk Perundingan Nuklir Tanpa Mengubah Syaratnya

Teheran, Purna Warta – Iran siap melanjutkan perundingan nuklir dengan AS jika dilakukan dengan hormat, kata Kamal Kharrazi, kepala Dewan Strategis Hubungan Luar Negeri Iran, menekankan bahwa Iran tidak akan beranjak dari posisinya sebelum AS dan rezim Zionis menyerangnya pada bulan Juni.

Baca juga: Kepala Keamanan Iran Ucapkan Terima Kasih kepada Pakistan atas Dukungannya selama 12 Hari Perang

“Mereka (AS) harus mengambil langkah pertama untuk menunjukkan bahwa mereka siap berunding dengan kami dengan syarat-syarat yang kami ajukan… harus berdasarkan kesetaraan dan saling menghormati,” kata Kamal Kharrazi dalam sebuah wawancara dengan CNN dari Teheran.

“Agenda akan dipersiapkan terlebih dahulu untuk memastikan kejelasan substansi dan proses diskusi,” tegasnya.

“Sayangnya, Presiden (AS) (Donald) Trump tidak percaya pada keterlibatan diplomatik, tetapi lebih suka menggunakan kekuatan untuk mencapai tujuannya,” tambah Kharrazi.

Kharrazi juga mengindikasikan bahwa persyaratan Iran untuk perundingan dengan Washington tidak berubah sejak AS dan rezim Israel menyerang fasilitas nuklirnya pada bulan Juni, dan menambahkan bahwa pengayaan uranium akan terus berlanjut karena negara tersebut membutuhkan bahan bakar untuk pembangkit listrik dan keperluan medis.

Program rudal balistik Teheran, yang katanya sedang diperluas, juga tidak akan dibahas dalam perundingan. “Hanya masalah nuklir yang akan kami bahas dengan Amerika Serikat,” kata Kharrazi.

Hampir lima bulan berlalu, kerusakan pada fasilitas nuklir Iran belum dapat dinilai, tambah Kharrazi.

Ia menambahkan bahwa “tingkat pengayaan,” bukan pengayaan itu sendiri, yang akan menjadi fokus negosiasi potensial dengan AS.

Ketika ditanya apakah ia khawatir tentang konfrontasi militer lainnya dengan AS atau rezim Zionis, Kharrazi berkata, “Semuanya mungkin terjadi. Tapi kami siap untuk itu.”

Ketika ditanya oleh CNN apakah ada ruang untuk mencapai kesepahaman dengan AS mengenai program nuklir Iran, termasuk mengenai potensi konsorsium, Kharrazi berkata, “Saya rasa begitu.”

Baca juga: Presiden Pakistan Janjikan Dukungan Diplomatik Berkelanjutan untuk Iran

“Jika ada negosiasi yang sungguh-sungguh antara Iran dan AS, ada cara dan sarana untuk memastikan Iran dapat melanjutkan pengayaannya dan sekaligus meyakinkan pihak lain bahwa Iran tidak akan mencari senjata nuklir,” tambahnya.

Kharrazi juga menyampaikan pesan untuk Trump.

“Mulailah dengan pendekatan positif terhadap Iran. Jika positif, pasti akan dibalas. Namun untuk itu, mereka (AS) harus menahan diri dari segala bentuk kekuatan terhadap Iran,” ujarnya. “Mereka telah mencobanya dan sekarang mereka mengerti bahwa itu tidak dapat diterima dan tidak bisa diterapkan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *