Iran dan Pakistan Membahas Krisis Regional, Mendorong Pengakhiran Perang AS-Israel

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi dan mitranya dari Pakistan, Muhammad Ishaq Dar, membahas agresi militer AS-Israel yang sedang berlangsung terhadap Iran dan menekankan perlunya upaya regional untuk menghentikan perang dan memulihkan stabilitas.

Dalam percakapan telepon pada Sabtu malam, Araqchi dan Ishaq Dar meninjau perkembangan regional terbaru di tengah agresi militer berkelanjutan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap Iran.

Selama percakapan tersebut, Araqchi menguraikan kejahatan yang dilakukan oleh AS dan rezim Israel terhadap bangsa Iran, khususnya serangan yang menargetkan infrastruktur publik, sekolah, rumah sakit, pusat ilmiah, dan daerah pemukiman.

Ia menekankan tanggung jawab semua negara regional dan komunitas internasional untuk menghadapi runtuhnya norma-norma hukum internasional yang diakibatkan oleh pelanggaran hukum dan kejahatan berat kedua rezim tersebut terhadap kemanusiaan.

Ishaq Dar menegaskan kembali posisi prinsip Pakistan yang mengutuk agresi militer terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial Iran.

Ia juga memberi pengarahan kepada Araqchi tentang upaya diplomatik Pakistan untuk menghentikan perang, termasuk rencana untuk menyelenggarakan pertemuan segi empat para menteri luar negeri Pakistan, Turki, Mesir, dan Arab Saudi di Islamabad.

Ishaq Dar juga menyatakan harapan bahwa melalui upaya niat baik dan kerja sama antar negara-negara regional, konflik yang sedang berlangsung akan segera dihentikan, membuka jalan bagi pemulihan perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut.

AS dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara yang luas terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan-pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *