Iran dan IAEA Akan Membahas Format Kerja Sama Baru

Teheran, Purna Warta – Duta Besar Iran untuk organisasi internasional yang berbasis di Wina mengumumkan rencana putaran baru perundingan dengan Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) yang bertujuan untuk mendefinisikan kerangka kerja baru bagi kerja sama antara Teheran dan badan pengawas nuklir PBB tersebut.

Baca juga: Araqchi dan Kallas Bertemu di Doha Bahas Penyelesaian Diplomatik Masalah Nuklir Iran

Dalam wawancara dengan IRIB, Reza Najafi mengatakan bahwa delegasi yang mewakili Iran akan mengadakan putaran baru perundingan dengan para pejabat IAEA.

Ia mengatakan perundingan tersebut akan berfokus pada pendefinisian format baru kerja sama antara Iran dan badan nuklir PBB tersebut.

Duta Besar Iran untuk kantor PBB dan organisasi internasional lainnya di Wina menyatakan bahwa pertemuan mendatang akan diadakan di tingkat para ahli.

Pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi mengatakan bahwa Teheran tidak akan memberikan kerja sama baru apa pun dengan IAEA sebelum perundingan berakhir.

“Mengingat perkembangan ini, bagaimana dan dalam kerangka apa Iran dan IAEA harus bekerja sama masih dalam tahap negosiasi, dan faktanya, Badan tersebut sendiri telah sepakat bahwa perkembangan baru memerlukan kerangka kerja sama yang baru,” ujar Araqchi dalam komentar yang dikutip oleh IRNA.

Baca juga: Velayati: SCO Akan Mainkan Peran Utama dalam Masa Depan Dunia

“Tidak akan ada kerja sama baru sampai negosiasi selesai,” tegasnya.

Menteri Luar Negeri menekankan bahwa Iran “akan melakukan segalanya” untuk mencegah penerapan kembali sanksi PBB di bawah mekanisme snapback.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *