Hizbullah Sepenuhnya Siap Mempertahankan Tanah Lebanon dari Serangan Israel

Beirut, Purna Warta – Hizbullah mengeluarkan peringatan keras kepada rezim Israel pada hari Sabtu, bersumpah bahwa para pejuangnya siap sepenuhnya untuk melakukan pengorbanan apa pun yang diperlukan untuk membela Lebanon.

Dalam sebuah pernyataan, gerakan perlawanan Lebanon mengatakan para pejuangnya telah menghadapi pasukan pendudukan Israel yang berusaha bergerak menuju perbukitan strategis Ali Taher yang menghadap ke kota Nabatieh di selatan.

Pejuang perlawanan, katanya, menyergap pasukan pendudukan Israel dan menghadapi mereka dengan senjata yang tepat, sehingga mengakibatkan jatuhnya korban di antara pasukan rezim.

Menurut pernyataan itu, insiden itu terjadi semalam ketika pasukan Israel berusaha menyusup ke wilayah tersebut “di bawah kedok gencatan senjata” yang mulai berlaku pada Jumat pagi.

“Meskipun Perlawanan Islam tetap berkomitmen terhadap gencatan senjata, mereka tidak akan bersikap lunak dalam menghadapi upaya musuh untuk menduduki wilayah atau memperluas pendudukannya,” kata pernyataan itu.

Namun Israel mulai melanggar gencatan senjata sejak awal, tambahnya.

Hanya beberapa jam setelah Hizbullah dan Israel mengumumkan gencatan senjata baru, serangan rezim di Lebanon selatan menewaskan sedikitnya 16 orang, termasuk dua anak-anak, menurut laporan pertahanan sipil dan media Lebanon.

Menurut laporan dari Lebanon selatan, pesawat tempur Israel melakukan beberapa serangan udara dan serangan artileri setelah gencatan senjata mulai berlaku.

Serangan mematikan ini terjadi meskipun baru-baru ini diumumkan kesepakatan awal antara Teheran dan Washington, yang menetapkan bahwa mengakhiri serangan Israel di Lebanon adalah bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan apa pun.

Kementerian Luar Negeri Iran mengecam keras pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan rezim tersebut dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, dan mengatakan bahwa Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung dalam situasi saat ini.

Dikatakan bahwa Republik Islam akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjaga kepentingan, keamanan dan hak-haknya, serta kepentingan sekutunya.

Menurut angka resmi, serangan baru Israel terhadap Lebanon telah menewaskan 3.980 orang, melukai lebih dari 12.001 lainnya, dan membuat lebih dari satu juta warga Lebanon mengungsi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *