Teheran, Purna Warta – Deputi informasi di kantor kepresidenan Iran mengatakan penerapan klausul pertama nota kesepahaman antara Iran dan AS sangat penting dan memperingatkan bahwa tindakan Israel yang berkelanjutan di Lebanon akan merusak keseluruhan perjanjian.
Dalam postingan di akun X-nya mengenai pembicaraan yang diadakan di Swiss pada hari Minggu, Mohammad Mahdi Tabatabaei menekankan bahwa prioritas pertama delegasi perundingan adalah mengakhiri tindakan Israel di Lebanon dan memastikan implementasi ketentuan awal perjanjian.
“Penerapan tanpa syarat dari klausul pertama kesepahaman Iran-AS adalah isu utama. Berlanjutnya kejahatan rezim Zionis di Lebanon akan membuat keseluruhan kesepahaman tidak efektif,” ujarnya.
“Instruksi pertama kepada tim perunding (Iran) di Swiss adalah mengakhiri agresi di Lebanon,” jelasnya.
“Ketika syarat pertama dari kesepahaman tidak dilaksanakan, maka tidak ada kepercayaan dalam pelaksanaan ketentuan lainnya,” kata Tabatabaei.


