Beirut, Purna Warta – Dalam sebuah pernyataan pada Minggu dini hari, Hizbullah menyatakan bahwa dalam 24 jam terakhir mereka telah melaksanakan 46 operasi khusus di dalam wilayah pendudukan dan terhadap pasukan Israel Defense Forces.
Menurut pemberitaan Al Masirah, Hizbullah tidak memberikan rincian mengenai kemungkinan korban akibat serangan tersebut.
Hizbullah juga menyatakan bahwa bersamaan dengan pidato Benjamin Netanyahu yang mengkritik perlawanan Lebanon, mereka menargetkan permukiman Kiryat Shmona di utara wilayah pendudukan dengan serangan drone.
Sementara itu, Al Jazeera melaporkan bahwa sebuah rudal pertahanan udara diluncurkan untuk mencegat target di langit Galilea Atas di utara wilayah tersebut.
Di sisi lain, kelompok perlawanan Lebanon dalam beberapa pernyataan menyebutkan bahwa mereka menggunakan drone kamikaze untuk menargetkan satu unit tank Merkava di bukit al-Awaida di wilayah Adaisseh, Lebanon selatan, serta menyerang pangkalan militer Kiryat Shmona.
Hizbullah juga menegaskan bahwa mereka menargetkan konsentrasi pasukan Israel di sekitar wilayah Bint Jbeil, timur Khiam, dan permukiman Roshaf di Lebanon selatan dengan serangan rudal.
Saluran 12 televisi Israel melaporkan bahwa, berdasarkan penilaian keamanan mengenai kemungkinan peningkatan serangan Hizbullah dalam 48 jam ke depan, langkah-langkah keamanan di permukiman perbatasan telah diperketat.
Pada saat yang sama, komando front dalam negeri Israel mengumumkan bahwa sirene peringatan diaktifkan di Kiryat Shmona dan al-Manara setelah terdeteksi infiltrasi drone yang diluncurkan dari Lebanon.
Serangan dari kelompok perlawanan Palestina, Lebanon, dan Yaman telah mengganggu situasi keamanan di wilayah pendudukan, sehingga Israel menilai kondisi saat ini sebagai krisis, dengan aktivitas sehari-hari seperti pendidikan dan ekonomi terganggu atau dihentikan sebagian.
Radio militer Israel melaporkan bahwa sejak dimulainya kembali konfrontasi, Hizbullah telah meluncurkan sekitar 2.200 proyektil.
Selain itu, Saluran 12 televisi Israel menyebutkan bahwa beberapa jam sebelumnya setidaknya lima roket ditembakkan dari Lebanon menuju kota Nahariya di utara wilayah pendudukan.
Militer Israel juga mengakui bahwa dua prajurit dari brigade pasukan terjun payungnya terluka akibat serangan Hizbullah.
Dalam pernyataan lainnya, Hizbullah menegaskan bahwa para pejuang mereka berhasil menyerang sebuah tank Merkava milik militer Israel menggunakan drone kamikaze, yang menyebabkan korban di pihak pasukan Israel.


