Faksi Palestina Ucapkan Selamat atas Kemenangan Iran: Kemenangan Bersama Poros Perlawanan

Palestina

Al-Quds, Purna Warta – Sejumlah faksi Palestina pada Rabu menyampaikan ucapan selamat kepada Iran atas kemenangan yang diraih setelah tercapainya kesepakatan sementara gencatan senjata dengan United States setelah 40 hari konfrontasi militer.

Mereka menegaskan bahwa hasil perang tersebut meneguhkan kegagalan tujuan-tujuan yang diumumkan oleh pihak agresor.

Hamas: Iran Mematahkan Kehendak Musuh

Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Iran berhasil mematahkan kehendak musuh Zionis-Amerika dan mencegahnya mencapai tujuan-tujuannya.

Qassem juga memuji keteguhan besar Republik Islam Iran—baik kepemimpinan maupun rakyatnya—dalam menghadapi agresi brutal. Ia menegaskan bahwa kawasan ini, dengan seluruh komposisinya, adalah milik bangsa-bangsa asli yang mendiami wilayah tersebut dan tidak ada tempat bagi kekuatan kolonial.

Ia juga menyerukan penguatan persatuan dan integrasi di kawasan guna mencegah kekuatan eksternal menguasai wilayah tersebut dan merampas kekayaannya. Menurutnya, solidaritas antarbangsa di kawasan merupakan satu-satunya jalan untuk melindungi identitas peradaban mereka serta menghadang proyek-proyek dominasi asing.

Jihad Islam: Tehran Kini Lebih Kuat dan Tangguh

Sementara itu, Palestinian Islamic Jihad dalam pernyataan pers menyatakan bahwa Iran telah “memaksa para pelaku agresi untuk menerima gencatan senjata sesuai dengan syarat-syaratnya sendiri”.

Kelompok tersebut menegaskan bahwa perubahan sikap Amerika—dari ancaman menuju negosiasi—merupakan bukti jelas bahwa agresi tersebut gagal mencapai tujuannya. Mereka juga menekankan bahwa Teheran keluar dari konfrontasi ini dalam kondisi “lebih kuat dan lebih kokoh”.

Gerakan itu menambahkan bahwa peristiwa ini merupakan “momen penting” bagi bangsa-bangsa yang menghadapi konflik serupa. Menurut mereka, rakyat Palestina melihat peristiwa tersebut sebagai bukti bahwa keteguhan dan perlawanan dapat menghasilkan pencapaian politik dan militer dalam jangka panjang.

Komite Perlawanan: Kekalahan Strategis

Di sisi lain, Palestinian Resistance Committees menyatakan bahwa penerimaan syarat-syarat Iran untuk menghentikan perang merupakan “kekalahan strategis” bagi Amerika Serikat dan Israel.

Komite tersebut menilai bahwa hasil konfrontasi ini memperkuat posisi Poros Perlawanan di kawasan.

Ucapan selamat juga diperluas kepada seluruh pihak dalam Poros Perlawanan di kawasan, termasuk Hizbullah di Lebanon, serta faksi-faksi perlawanan Islam di Irak dan Yaman. Mereka menilai bahwa apa yang telah dicapai merupakan “kemenangan bersama” bagi seluruh pihak tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *