Teheran, Purna Warta – Iran telah mencapai hampir 500 kemajuan dalam industri nuklir selama tiga tahun terakhir, ujar Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, menyoroti pertumbuhan berkelanjutan dalam produksi, kapasitas penelitian, dan permintaan internasional untuk produk nuklir Iran.
Baca juga: Araqchi Menekankan Dialog sebagai Kunci untuk Menjernihkan Kesalahpahaman Teheran-Baku
Berbicara dalam acara Hari Pelajar di Teheran pada hari Senin, Eslami mengatakan Iran telah mencatat sekitar 500 pencapaian dalam industri nuklir selama tiga tahun terakhir.
Ia mencatat bahwa Iran telah berhasil memproduksi gas helium alam, dan mengatakan bahwa pasar helium global sangat besar dan, sebagai konsumen, Iran kini berupaya mengembangkan kapasitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan domestiknya — sebuah tujuan yang dimungkinkan melalui penelitian yang berdedikasi.
Eslami menyatakan bahwa proyek desalinasi seluas 100.000 meter kubik di kota pelabuhan selatan Bushehr sedang berlangsung dan akan segera diresmikan.
Ia mengatakan bahwa jalan menuju pembangunan industri membutuhkan pemenuhan permintaan domestik terlebih dahulu dan kemudian mengamankan pangsa pasar internasional. Menurut Eslami, ekspor turunan air berat Iran telah meningkat sepuluh kali lipat dibandingkan dua atau tiga tahun lalu.
Perusahaan air berat Iran yang berbasis pengetahuan berada di antara perusahaan-perusahaan terkemuka dunia di bidangnya, ujarnya, seraya menambahkan bahwa air berat Iran memiliki tingkat kemurnian tertinggi secara global—sebuah pencapaian yang dicapai melalui upaya penelitian intensif.
Baca juga: Presiden Iran Serukan Persatuan dan Toleransi di Hari Mahasiswa
Eslami mencatat bahwa permintaan internasional untuk air berat terus meningkat, dengan setidaknya 56 negara menggunakan produk Iran atau mengajukan permintaan untuk melakukannya.
Ia juga menyatakan bahwa 1,5 juta orang di Iran menggunakan radiofarmasi setiap tahun dan menekankan bahwa, tanpa pengayaan uranium, negara tersebut tidak akan mampu memproduksi produk medis vital ini.


