Teheran, Purna Warta – Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam pidato memperingati Hari Mahasiswa menggarisbawahi kebutuhan mendesak akan persatuan, toleransi, dan solusi praktis untuk mengatasi tantangan yang sedang dihadapi negara.
Baca juga: Iran Pantau Peran Jepang dalam Keamanan Fasilitas Nuklir
Berpidato di sebuah acara di Universitas Shahid Beheshti Teheran, yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Mahasiswa pada hari Minggu, Pezeshkian mengatakan ketidakseimbangan yang telah berlangsung lama di berbagai sektor seperti energi, air, lingkungan, ekonomi, dan budaya tidak dapat diselesaikan tanpa konsensus nasional dan rasa saling menghormati.
Melabeli, mengejek, atau memecah belah orang hanya akan memperparah masalah negara, ia memperingatkan.
Presiden menekankan bahwa setiap warga negara merupakan bagian integral dari kemajuan Iran. Mengutip pernyataan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Sayyid Ali Khamenei, ia mengatakan bahwa semua rakyat Iran, dengan caranya masing-masing, telah mendukung bangsanya.
Ia juga memperingatkan agar tidak menaruh harapan pada kekuatan asing, dengan menyatakan bahwa ketergantungan sejati haruslah kepada Tuhan dan rakyat Iran, dan bahwa mengharapkan bantuan eksternal adalah “ilusi yang salah arah.”
Menyerukan rasa hormat yang lebih besar terhadap perbedaan pendapat, presiden mempertanyakan mengapa beberapa orang cepat mengutuk atau meminggirkan orang lain hanya karena memiliki pandangan alternatif. “Sudut pandang yang berbeda tidak menjadikan seseorang musuh,” ujarnya.
Mengingat pendekatan administratifnya selama perang 12 hari yang diberlakukan oleh rezim Israel pada bulan Juni, Pezeshkian menjelaskan bahwa ia mendesentralisasikan wewenang dengan memberdayakan gubernur provinsi.
Setiap gubernur bertindak sebagai eksekutif puncak dalam kerangka kerja yang telah ditentukan, membantu memastikan kesinambungan layanan meskipun ada ancaman musuh, ujarnya, seraya mencatat bahwa strategi tersebut—dikombinasikan dengan dedikasi pejabat publik dan ketahanan warga negara—menjaga negara tetap berfungsi dan mengalahkan ekspektasi musuh.
Baca juga: Iran Menekankan Peningkatan Hubungan dalam Pembicaraan dengan China dan Arab Saudi
Pezeshkian menyimpulkan bahwa desentralisasi memperkuat tata kelola pemerintahan, meningkatkan keterlibatan publik, dan menjaga akuntabilitas. Ia menegaskan kembali bahwa pemerintah Iran beroperasi melalui kombinasi otoritas negara dan partisipasi rakyat, yang dipandu oleh hukum nasional, kebijakan Pemimpin, dan inisiatif pembangunan yang berpusat pada masyarakat, sebagaimana dilaporkan situs web resminya.


