Diplomat Iran dan Rusia Membahas Isu Regional

Teheran, Purna Warta – Duta Besar Iran untuk Moskow dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia mengadakan pembicaraan tentang perkembangan regional terkini menyusul perang agresi AS-Israel terhadap Iran.

Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov mengadakan pertemuan di Moskow pada hari Rabu untuk membahas perkembangan regional dan internasional terkini, serta masalah nuklir.

Jalali menggambarkan agresi yang tidak beralasan, tidak dapat dibenarkan, dan terang-terangan dari Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap kedaulatan nasional dan integritas teritorial Republik Islam Iran sebagai pelanggaran berat terhadap semua hak asasi internasional fundamental.

Utusan tersebut menegaskan bahwa tindakan teroris dan kriminal yang mengakibatkan gugurnya para pejabat dan 170 siswa sekolah di Minab, Iran, bersama dengan serangan terhadap fasilitas kesehatan, pendidikan, budaya, dan situs-situs kuno di seluruh Iran, merupakan bukti bahwa para agresor sepenuhnya telah meninggalkan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan, etika, dan hak asasi manusia.

Sementara itu, Ryabkov menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan bangsa Iran atas gugurnya Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei dan kehilangan warga sipil serta para pejabat.

Wakil menteri Rusia mengartikulasikan posisi Kementerian Luar Negeri Rusia sebagai kecaman yang jelas dan tegas terhadap penggunaan kekerasan dalam menghadapi diplomasi dan dialog.

Kedua diplomat tersebut juga menggarisbawahi pentingnya melanjutkan konsultasi di berbagai tingkatan untuk melawan tren unilateral dan ancaman terhadap perdamaian dan keamanan internasional.

Amerika Serikat dan rezim Israel melancarkan kampanye militer skala besar tanpa provokasi terhadap Iran setelah pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyed Ali Khamenei, bersama beberapa komandan militer senior dan warga sipil pada 28 Februari.

Serangan tersebut melibatkan serangan udara ekstensif terhadap lokasi militer dan sipil di seluruh Iran, menyebabkan banyak korban dan kerusakan infrastruktur yang meluas.

Sebagai tanggapan, Angkatan Bersenjata Iran telah melakukan operasi pembalasan, menargetkan posisi Amerika dan Israel di wilayah pendudukan dan di pangkalan regional dengan gelombang rudal dan drone.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *