Al-Quds, Purna Warta – Olmert, dengan menyinggung realitas di lapangan, menegaskan bahwa Iran merupakan negara besar dengan pengetahuan teknis yang telah mapan, dan tidak seorang pun dapat memusnahkan kemampuan tersebut.
Ia juga mengkritik adanya kontradiksi yang jelas antara slogan propaganda dan kondisi nyata di wilayah pendudukan. Menurutnya, kehadiran terus-menerus para pemukim di tempat perlindungan (bunker) serta peringatan serangan rudal yang terjadi setiap hari bertentangan dengan klaim kemenangan yang disampaikan Netanyahu.
Mantan pejabat rezim Zionis itu selanjutnya mengkritik keras kinerja kabinet Netanyahu dengan menyatakan:
“Apa yang terjadi di ‘Israel’ sangat mengerikan.”
Ia juga menegaskan bahwa Netanyahu selama lebih dari tiga tahun telah bertindak bertentangan dengan kepentingan para penduduk ‘Israel’ dan menghabiskan jutaan shekel untuk tujuan yang ia sebut sebagai ilusi, yang pada akhirnya akan membawa biaya besar bagi rezim tersebut.
Militer Israel berada di ambang kehancuran
Sumber-sumber berita rezim Zionis juga mengakui bahwa Kepala Staf Angkatan Darat rezim tersebut dalam rapat kabinet telah memberikan peringatan serius bahwa militer ‘Israel’ berada di ambang kehancuran, dan menggambarkan situasi kritis itu dengan menaikkan 10 “bendera merah” peringatan.
Menurut laporan Channel 13 televisi Israel, Eyal Zamir, Kepala Staf militer rezim tersebut, pada rapat kabinet malam sebelumnya menyampaikan bahwa tentara menghadapi masalah struktural yang mendalam serta menurunnya ketahanan pasukan, bahkan memperingatkan adanya risiko keruntuhan dari dalam tubuh militer.
Dalam rapat itu, Zamir menegaskan bahwa ia telah menaikkan 10 bendera merah peringatan sebagai tanda tingkat bahaya tertinggi terkait kondisi tersebut.
Kepala Staf militer rezim Zionis itu juga menekankan perlunya langkah-langkah segera, seraya menyatakan bahwa militer saat ini sangat membutuhkan undang-undang wajib militer baru serta perpanjangan masa dinas wajib, karena pasukan cadangan tidak lagi memiliki ketahanan yang cukup untuk melanjutkan kondisi yang ada.


