Araqchi Memuji Warisan Strategis Larijani

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran memberikan penghormatan kepada Ali Larijani, menggambarkan almarhum sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi sebagai negarawan langka yang kehadiran intelektual dan strategisnya menjadi titik acuan nasional dalam momen-momen pengambilan keputusan penting. Dalam pesan yang dirilis pada hari Selasa, Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi memperingati 40 hari sejak kemartiran Ali Larijani.

Araqchi menggambarkan almarhum sebagai perwujudan keberanian, kesabaran, dan kebijaksanaan di arena domestik dan internasional, mencatat bahwa di samping tanggung jawab politik dan strategisnya yang berat, Larijani juga seorang intelektual yang bijaksana dan seorang guru yang berdedikasi.

Larijani termasuk di antara tokoh-tokoh langka yang memandang politik bukan hanya sebagai medan kekuasaan, tetapi sebagai ranah tanggung jawab moral dan rasionalitas historis, tambah menteri luar negeri.

Araqchi menambahkan bahwa karakteristik ini tercermin dalam ketegasan Larijani selama momen-momen kritis, serta pengendalian dirinya dalam menghadapi tekanan, di mana ia secara konsisten memilih pendekatan yang tegas namun tenang, bijaksana, dan tidak emosional.

Kehadiran Ali Larijani di Iran bukan hanya sebagai seorang manajer atau diplomat, tetapi lebih sebagai sumber kepercayaan intelektual dan jaminan dalam sistem pengambilan keputusan negara, tambah Araqchi, seraya mencatat bahwa banyak orang beralih pada analisis, wawasan, dan visi strategis sang martir selama momen-momen kompleks.

Ali Larijani gugur bersama putranya, Morteza, dalam serangan udara Israel pada 17 Maret.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *