Teheran, Purna Warta – Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa satu orang ditahan setelah terjadi penembakan di Jamuan Makan Malam Koresponden Gedung Putih di Washington, DC.
“Malam yang cukup menegangkan di DC. Dinas Rahasia dan Penegak Hukum melakukan pekerjaan yang fantastis. Mereka bertindak cepat dan berani. Penembak telah ditangkap,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya, seperti dilaporkan oleh Anadolu Agency.
Pernyataan Trump muncul setelah presiden AS dan ibu negara, Melania Trump, dievakuasi dari acara tahunan di Hotel Washington Hilton setelah insiden terkait keamanan.
Dalam unggahan terpisah, Trump mengatakan ibu negara, Wakil Presiden JD Vance, dan semua anggota Kabinet, “dalam kondisi sempurna.”
“Kami akan berbicara dengan Anda dalam setengah jam. Saya telah berbicara dengan semua perwakilan yang bertanggung jawab atas acara tersebut, dan kami akan menjadwal ulang dalam waktu 30 hari,” tambahnya.
Secret Service mengatakan satu orang telah ditahan. “Kondisi mereka yang terlibat belum diketahui, dan penegak hukum secara aktif menilai situasi,” katanya.
Kemudian, saat berbicara kepada wartawan, Trump mengatakan seorang petugas ditembak. “Dia dalam kondisi baik.”
Laporan media mengatakan tersangka diidentifikasi sebagai Cole Thomas Allen, 31 tahun.
“Saya kira dia tinggal di California, dan dia orang yang sakit, orang yang sangat sakit,” kata Trump, menambahkan bahwa penembak itu adalah “serigala tunggal.”
‘Terdakwa akan diadili pada hari Senin di pengadilan distrik federal’
Dalam konferensi pers terpisah, Walikota DC Muriel Bowser mengatakan penembak itu menyerbu pos pemeriksaan Secret Service di lobi hotel.
“Agen Secret Service menghentikan tersangka. Seorang agen terluka dan dibawa ke rumah sakit setempat, di mana agen tersebut sedang menerima perawatan,” kata Bowser.
Tersangka juga dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan, tambahnya.
“Saat ini kami tidak memiliki alasan untuk percaya bahwa ada orang lain yang terlibat,” kata walikota.
Jeff Carroll, kepala polisi sementara Departemen Kepolisian Metropolitan, mengatakan tersangka bersenjata senapan, pistol, dan beberapa pisau.
Menurut informasi awal, Carroll mengatakan tersangka adalah tamu di hotel tersebut.
Petugas tersebut mengatakan dia tidak dapat memberikan motif atas tindakan tersangka “pada saat ini.” Jaksa AS untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro, mengatakan tersangka didakwa dengan dua tuduhan. “Terdakwa akan dihadapkan ke pengadilan pada hari Senin di pengadilan distrik federal,” tambah Pirro.


