Araghchi: Perang 12 Hari Akan Didokumentasikan Secara Legal dan Historis

aragchi

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi mengatakan bahwa peristiwa perang 12 hari terakhir akan didokumentasikan secara komprehensif, baik secara legal maupun historis, oleh Kementerian Luar Negeri.

Baca juga: Pezeshkian Puji Tim Astronomi Iran atas Kemenangannya di Kejuaraan Dunia

Berbicara kepada IRNA, Araghchi menjelaskan bahwa dokumentasi hukum sangat penting untuk mendukung potensi pengaduan di hadapan badan-badan internasional terkait kerugian yang disebabkan oleh perang yang dipaksakan Israel.

Ia mencatat bahwa tanggung jawab ini terutama berada di tangan Departemen Hukum Kepresidenan, sementara divisi hukum Kementerian Luar Negeri juga membantu memastikan proses tersebut dilakukan secara akurat dan menyeluruh.

Araghchi menambahkan bahwa dokumentasi historis sama pentingnya untuk melestarikan narasi perang yang autentik.

Araghchi  mengatakan tim-tim di Kementerian Luar Negeri telah ditugaskan untuk mengumpulkan catatan-catatan Perang 12 Hari , yang akan disusun menjadi catatan tertulis yang akan diterbitkan pada waktunya.

Baca juga: Teknisi Iran Merombak Mesin Helikopter BK 117

Israel melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran pada 13 Juni. Washington juga bergabung dalam perang Israel dan mengebom tiga fasilitas nuklir utama Iran dengan dalih mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Perang dihentikan pada 24 Juni setelah Israel dipaksa menghentikan agresinya secara sepihak.

Menteri tersebut juga menyoroti peran sinema dalam menyampaikan kebenaran perang kepada khalayak global.

“Terkadang satu film dapat berbicara sebanyak beberapa buku dan kisah bertahun-tahun,” ujarnya, sambil menyayangkan bahwa kekuatan-kekuatan Barat, khususnya Zionis, pasti akan memproduksi banyak film dan serial untuk mempromosikan narasi mereka sendiri tentang perang tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *