Teheran, Purna Warta – Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengatakan Konferensi Uni Parlemen Negara-negara Anggota OKI (PUIC) dapat menjadi peluang untuk memperkuat solidaritas dan kohesi di antara negara-negara Islam di tengah perkembangan regional saat ini.
Setelah tiba di Baku pada hari Rabu, Qalibaf bertemu dengan Wakil Ketua Milli Majlis (Majelis Nasional) Republik Azerbaijan Musa Jafar oglu Gasimli dan menyatakan kepuasannya atas kunjungannya ke negara tetangga dan sahabat tersebut.
Merujuk pada perkembangan yang sedang berlangsung di kawasan itu, ketua parlemen Iran menyatakan harapan bahwa Konferensi ke-20 Uni Parlemen Negara-negara Anggota OKI akan berkontribusi untuk memperkuat persatuan dan koordinasi yang lebih erat di antara negara-negara Muslim.
Qalibaf mendoakan kesuksesan bagi rakyat dan parlemen Republik Azerbaijan dan mengatakan bahwa meskipun jadwalnya padat, ia menganggap partisipasi dalam KTT tersebut sebagai kesempatan berharga untuk memperkuat hubungan dengan negara-negara anggota, khususnya Republik Azerbaijan.
Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada bangsa Azerbaijan pada hari-hari berkabung di bulan Muharram.
Sementara itu, Musa Gasimli mengatakan Baku tidak mendukung perang di negara-negara tetangga dalam keadaan apa pun.
“Jika sesuatu terjadi di rumah tetangga, negara-negara tetangga juga tidak akan menikmati kedamaian,” katanya, menambahkan bahwa kemakmuran dan pembangunan berakar pada hubungan bertetangga yang baik.
Gasimli menyoroti keadaan positif kerja sama ekonomi dan perluasan hubungan parlemen antara Iran dan Republik Azerbaijan dan menekankan bahwa Azerbaijan tidak akan membiarkan wilayahnya digunakan untuk merugikan negara-negara tetangga.
Ia juga mengatakan bahwa Islam menekankan persatuan, kerja sama, dan persaudaraan dan menggambarkan bulan Muharram sebagai simbol solidaritas di antara umat Muslim.
Menyambut berakhirnya perang agresi baru-baru ini terhadap Iran dan menekankan pentingnya perdamaian, pejabat Azerbaijan tersebut mengatakan bahwa partisipasi Qalibaf dalam KTT tersebut akan berkontribusi pada perluasan hubungan bilateral dan menghasilkan hasil yang positif.


