Pezeshkian Menyerukan Kerangka Keamanan Regional Baru

Teheran, Purna Warta  – Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyerukan pembentukan kerangka keamanan regional baru yang berakar pada dialog, saling menghormati, dan kerja sama, dengan mengatakan bahwa perdamaian dan kemakmuran abadi di Asia Barat dan Teluk Persia hanya dapat terwujud melalui keterlibatan yang dipimpin oleh negara-negara regional.

Berbicara pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad pada hari Selasa, Presiden Pezeshkian mengatakan Iran percaya bahwa keamanan, stabilitas, pembangunan, dan kemajuan ekonomi yang berkelanjutan memerlukan dialog yang jujur ​​dan interaksi konstruktif antara negara-negara tetangga daripada intervensi eksternal.

Dia mengatakan Teheran mengulurkan tangan persahabatannya dengan negara-negara Islam dalam upaya mencapai pemahaman regional yang lebih besar dan arsitektur keamanan kolektif yang mampu mengatasi tantangan bersama.

Membuka sambutannya dengan mengutip ayat-ayat filsuf dan penyair Muslim ternama Muhammad Iqbal, presiden Iran menekankan pentingnya persatuan, solidaritas, dan kebangkitan di dunia Islam.

Pezeshkian mengatakan Iran dan Pakistan menikmati hubungan yang melampaui kedekatan geografis dan dibangun berdasarkan ikatan sejarah, budaya, dan agama yang sama serta kepentingan dan aspirasi yang sama.

“Pakistan bukan sekedar tetangga bagi Iran; namun merupakan negara persaudaraan dan bersahabat,” katanya, seraya menambahkan bahwa perkembangan terkini sekali lagi menunjukkan mendalamnya rasa saling percaya dan kerja sama yang erat antara kedua negara.

Presiden memuji peran Pakistan dalam mendorong dialog, membantu mengurangi ketegangan, dan mendukung stabilitas regional selama perkembangan terakhir, dan menggambarkan upaya diplomatik Islamabad sebagai upaya yang konstruktif.

Dia juga mengatakan keterlibatan Iran dalam inisiatif terkait kontak yang dimediasi Pakistan antara Teheran dan Washington mencerminkan tingkat kepercayaan dan hubungan jangka panjang antara kedua negara bertetangga tersebut.

Menyatakan penghargaan atas keramahtamahan yang diberikan oleh pemerintah dan rakyat Pakistan, Pezeshkian menggambarkan pertemuannya dengan para pejabat Pakistan, termasuk perdana menteri, presiden, dan pimpinan militer, sebagai pertemuan yang produktif dan berwawasan ke depan.

Menurut presiden, pembicaraan tersebut berfokus pada hubungan bilateral, perkembangan regional, dan isu-isu internasional dan menghasilkan tekad bersama untuk memperdalam kerja sama dan membuka babak baru dalam hubungan Teheran-Islamabad.

Pezeshkian juga merujuk pada peran beberapa negara kawasan, termasuk Qatar, Arab Saudi, Mesir, dan Turki, dalam mendorong konvergensi dan mengurangi ketegangan.

Dia mengatakan upaya para pemimpin regional untuk membangun pemahaman yang lebih besar dan memperkuat kerja sama di antara negara-negara Muslim merupakan pendekatan berharga yang harus diperluas.

Mengakhiri sambutannya, presiden Iran berterima kasih kepada pihak Pakistan karena telah menerima undangan untuk mengunjungi Teheran dan melanjutkan konsultasi yang bertujuan untuk menerapkan pemahaman yang dicapai selama kunjungan tersebut dan lebih memperkuat hubungan bilateral.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *