Araghchi: Iran Bangun Keamanan dengan Kemandirian, Bukan Membeli dari Pihak Asing

iran keamanan asing

Teheran, Purna Warta – Menteri Luar Negeri Iran, Sayid Abbas Araghchi, menegaskan bahwa keamanan Iran tidak bergantung pada dukungan kekuatan asing, melainkan dibangun melalui kemampuan internal, pemanfaatan potensi nasional, dan dukungan rakyat.

Baca juga: Presiden Iran Tetapkan Ayatullah Akhtari sebagai Ketua Komite Dukungan Revolusi Islam Rakyat Palestina

Dalam artikel bertajuk *”Kekacauan di Gedung Putih; Pusing di Kebijakan Global”* yang dimuat di harian *Ettelaat*, Araghchi menyoroti perbedaan pendekatan Iran terhadap keamanan dibandingkan negara-negara yang bergantung pada kekuatan eksternal. Menurut Menlu Iran itu, sejarah menunjukkan bahwa negara yang mendasarkan keamanan pada ketergantungan kepada pihak asing kerap menjadi korban perubahan kebijakan sekutu saat krisis.

Araghchi menegaskan, sejak kemenangan Revolusi Islam, Iran menghadapi berbagai tekanan seperti sanksi ekonomi, ancaman militer, dan perang proksi yang bertujuan menundukkan Iran sebagai aktor patuh dalam sistem internasional. Namun, Iran tetap teguh dengan prinsip kemandirian, menunjukkan bahwa ketahanan nasional hanya bisa dicapai dengan memberdayakan kapasitas dalam negeri.

Baca juga: Menhan Iran : Berunding dengan Amerika Serikat Tidak Cerdas dan Tidak Bermartabat

Dalam konteks global yang penuh ketidakpastian, Araghchi menyatakan bahwa Iran tidak bergantung pada janji-janji kekuatan besar, melainkan berpegang pada kebijakan yang berakar pada kepentingan nasional, harga diri, dan kebijakan luar negeri yang independen.

Iran, kata Araghchi, memilih jalur kebijakan yang bijaksana, menolak tunduk pada tekanan eksternal, dan menjadikan pembangunan kapasitas internal sebagai fondasi utama keamanan nasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *