Teheran, Purna Warta – Presiden Masoud Pezeshkian sekali lagi memperingatkan tentang kejahatan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan rezim Israel terhadap Iran, menekankan bahwa api yang diprakarsai dan dipicu oleh kedua rezim tersebut akan membakar banyak orang.
Dalam pesan yang diposting di jejaring sosial X miliknya pada Kamis malam, Pezeshkian mengatakan bahwa sifat rezim Israel sudah dikenal luas karena didasarkan pada “terorisme negara”, tetapi yang paling mengkhawatirkan dan meresahkan adalah partisipasi AS dalam perang agresi terhadap Iran.
Ia menggarisbawahi bahwa agresi AS terhadap Iran dan pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam merupakan pendekatan baru terhadap sengketa internasional yang akan menghancurkan sistem hukum dunia.
Pezeshkian memperingatkan bahwa api AS-Israel akan membakar banyak orang di kawasan itu dan sekitarnya jika komunitas internasional tidak berdiri teguh melawan para agresor.
Amerika Serikat dan Israel melancarkan perang agresi bersama terhadap Iran pada 28 Februari dengan membunuh Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei dan para komandan militer tinggi, meskipun ada negosiasi tidak langsung antara Teheran dan Washington.
Dalam kerangka respons yang sah, Angkatan Bersenjata Iran segera melancarkan serangan rudal dan drone yang menentukan terhadap pangkalan-pangkalan AS di kawasan itu dan wilayah-wilayah yang diduduki Israel.


