Sanaa, Purna Warta – Gerakan Ansarullah Yaman menegaskan bahwa berlanjutnya aksi pembunuhan terhadap para pemimpin perlawanan tidak akan pernah mampu menggoyahkan tekad dan kemauan rakyat Palestina.
Kantor Politik Ansarullah Yaman dalam sebuah pernyataan menyampaikan belasungkawa atas gugurnya Muhammad Abdul Salam al-Yazouri, komandan Brigade Khan Yunis sekaligus anggota Dewan Militer Brigade al-Qassam, serta kembali menegaskan keberlanjutan dukungan terhadap Palestina.
Dalam pernyataan tersebut, Kantor Politik Ansarullah menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Palestina dan berbagai kelompok perlawanan atas gugurnya komandan Brigade Khan Yunis dan anggota Dewan Militer Brigade al-Qassam, Muhammad Abdul Salam al-Yazouri, dalam serangan udara Israel terhadap Jalur Gaza.
Pernyataan tersebut menambahkan bahwa aksi pembunuhan yang terus dilakukan Israel serta pelanggaran gencatan senjata di Gaza berlangsung dengan dukungan langsung Amerika Serikat dan perlindungan politik dari negara-negara yang disebut sebagai “Dewan Perdamaian”.
Kantor Politik Ansarullah menegaskan bahwa bangsa yang para pemimpinnya berdiri di garis terdepan dalam pengorbanan layak meraih kemenangan, dan aksi pembunuhan tidak akan mampu melemahkan tekad maupun kemauan mereka.
Dalam pernyataannya, Ansarullah juga menekankan pentingnya melanjutkan dukungan terhadap perjuangan Palestina, mengungkap kejahatan rezim Israel, menghadapi berbagai rencana dan proyeknya, serta perlunya mengambil sikap tegas terhadap segala bentuk serangan terhadap tempat-tempat suci Islam, khususnya Masjid Al-Aqsa.
Pernyataan tersebut juga menempatkan pembunuhan terhadap para komandan perlawanan dalam konteks kebijakan Israel yang lebih luas terhadap Jalur Gaza. Dari sudut pandang Ansarullah, pembunuhan terhadap tokoh-tokoh senior perlawanan tidak otomatis menghilangkan kemampuan kelompok-kelompok tersebut untuk melanjutkan perjuangan. Sebaliknya, gugurnya para komandan dipandang sebagai bagian dari pengorbanan yang justru dapat memperkuat keteguhan masyarakat Palestina dan kelompok-kelompok perlawanan.
Ansarullah selama ini menjadikan dukungan terhadap Palestina sebagai salah satu bagian utama kebijakan politik dan militernya. Gerakan tersebut berulang kali menyatakan bahwa konflik di Gaza tidak hanya merupakan persoalan Palestina, tetapi juga berkaitan dengan posisi negara-negara dan kelompok-kelompok regional terhadap Israel serta Amerika Serikat. Karena itu, dalam pernyataan terbarunya, Ansarullah kembali menghubungkan dukungan terhadap Gaza dengan penolakan terhadap serangan Israel dan pembelaan terhadap kesucian Masjid Al-Aqsa.


