Anggota Parlemen Hizbullah: Tidak Akan Ada Keamanan bagi Zionis di Mana Pun Jika Lebanon Tidak Aman

Security

Beirut, Purna Warta – Ihab Hamadeh, anggota Blok Loyalitas kepada Perlawanan—sayap politik Hizbullah di parlemen Lebanon—memperingatkan pada Rabu bahwa tidak akan ada keamanan bagi para pemukim Israel di mana pun di wilayah pendudukan selama ketenangan dan keamanan belum sepenuhnya dipulihkan di Lebanon.

Peringatan dari Hamadeh disampaikan di tengah ketegangan yang terus berlangsung di kawasan, sementara Israel terus melancarkan serangan udara ke Lebanon selatan yang dianggap melanggar perjanjian gencatan senjata.

“Tidak ada persamaan lain selain persamaan pembebasan,” kata Hamadeh. “Selama wilayah Lebanon tidak aman, tidak akan ada keamanan bagi kaum Zionis di wilayah pendudukan bagian utara maupun di tempat lainnya.”

Hamadeh juga menolak segala bentuk pengaturan perbatasan di masa depan yang ditentukan oleh kepemimpinan Israel atau Amerika Serikat.

“Kami akan segera menggambar peta baru kami—sebuah peta yang tidak sesuai dengan kehendak dan keinginan Benjamin Netanyahu, perdana menteri rezim pendudukan Israel, maupun Donald Trump, presiden Amerika Serikat,” ujarnya.

“Sebagaimana peta kami pada tahun 2006 juga tidak dibuat sesuai dengan keinginan Amerika Serikat dan retorika Condoleezza Rice, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Luar Negeri AS, mengenai kawasan ini.”

Ia menegaskan bahwa Lebanon selatan sepenuhnya merupakan milik penduduk setempat dan tidak ada kekuatan luar yang akan diizinkan mengusir mereka dari tanah mereka.

“Peta kawasan dan tanah kami telah digambar oleh anak-anak kami sendiri, dan musuh tidak akan mampu mencabut satu pun rakyat kami dari tanah mereka di Lebanon selatan, bahkan jika seluruh dunia bersatu dan bergerak melawan kami,” tambah Hamadeh.

Politikus tersebut menegaskan bahwa Hizbullah akan terus melanjutkan perjuangannya hingga tercapai “penarikan penuh” pasukan Israel dari wilayah Lebanon.

“Kami berada dalam posisi perlawanan dan konfrontasi, dan kami tidak akan pernah berhenti sampai persamaan kebebasan benar-benar terwujud,” kata Hamadeh sambil memuji pengorbanan Poros Perlawanan.

“Peta kawasan ini hanya akan digambar sesuai dengan kehendak para syuhada yang darahnya tertumpah demi melindungi seluruh dunia Islam,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *