Aksi Unjuk Rasa Hari Quds Dimulai di Seluruh Iran

Teheran, Purna Warta – Jutaan warga Iran turun ke jalan di seluruh negeri pada Jumat terakhir Ramadan untuk memperingati Hari Quds Internasional, menyatakan dukungan yang teguh untuk rakyat Palestina dan mengecam kekejaman rezim Israel yang sedang berlangsung di Gaza.

Demonstrasi massal ini memiliki makna yang mendalam tahun ini karena perang genosida rezim Israel di Jalur Gaza yang terkepung memasuki bulan ke-28. Sejak dimulainya agresi Israel terbaru pada 7 Oktober 2023, lebih dari 72.000 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak, telah menjadi martir, dengan jumlah korban tewas meningkat setiap hari karena rezim terus memblokir bantuan kemanusiaan yang vital.

Aksi unjuk rasa tahun ini sangat penting bagi warga Iran karena rezim Israel dan Amerika Serikat telah menyerang Iran dan membombardir wilayah militer dan sipil sejak 28 Februari. Mereka memulai perang agresi tanpa provokasi dengan pembunuhan Pemimpin Revolusi Islam Syahid Ayatollah Seyyed Ali Khamenei di Teheran dan pembantaian 168 orang, termasuk anak-anak sekolah di Minab, Bandar Abbas, Iran selatan.

Di Teheran, ibu kota Iran, para pengunjuk rasa membanjiri rute unjuk rasa yang telah ditentukan, membawa foto-foto pemimpin Revolusi Islam yang baru diangkat, Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei, dan Syahid Seyyed Ali Khamenei, serta bendera Iran, bendera Palestina, dan plakat bertuliskan “Matilah Israel” dan “Matilah Amerika.” Para demonstran meneriakkan slogan-slogan yang menyerukan pembebasan Yerusalem dan mengutuk kebungkaman pemerintah Barat yang terlibat dalam kejahatan perang.

Aksi unjuk rasa serupa dilaporkan terjadi di kota-kota Iran lainnya, termasuk Isfahan, Mashhad, Shiraz, dan Tabriz. Di luar perbatasan Iran, pawai Hari Quds juga berlangsung di berbagai negara di kawasan dan dunia, termasuk Irak, Lebanon, Yaman, Pakistan, dan Bahrain, serta di kota-kota Eropa dan Amerika, yang mencerminkan solidaritas global dengan Palestina.

Hari Quds tahun ini menjadi pengingat yang kuat bahwa meskipun telah terjadi pendudukan selama beberapa dekade dan perang brutal yang sedang berlangsung, perjuangan Palestina tetap menjadi isu utama dunia Muslim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *