45 Tentara Zionis Terluka di Lebanon Selatan

Luka militer

Al-Quds, Purna Warta- Tentara rezim Zionis mengonfirmasi bahwa 45 personel militer rezim tersebut terluka dalam 48 jam terakhir di Lebanon selatan.

Menurut laporan jaringan Al Mayadeen, tentara rezim Israel mengonfirmasi: “Dalam 48 jam terakhir, 45 tentara Israel terluka di Lebanon selatan.”

Lembaga militer tersebut menambahkan: “Sejak diberlakukannya gencatan senjata hingga saat ini, secara total 131 tentara Israel telah terluka.”

Tentara rezim Zionis tidak menyebutkan jumlah korban tewas dari pihak mereka dalam perang melawan Hizbullah Lebanon.

Laporan lain menyebutkan bahwa jumlah korban luka di pihak Israel terus meningkat di tengah bentrokan yang berlanjut di front utara, khususnya di wilayah perbatasan Lebanon selatan, di mana pasukan Hizbullah dilaporkan melakukan operasi penyergapan dan serangan terarah terhadap posisi-posisi militer Israel.

Menurut sejumlah laporan media, serangan-serangan balasan Hizbullah terjadi setelah adanya pelanggaran berulang terhadap perjanjian gencatan senjata oleh pihak Israel. Beberapa sumber menyebut Israel tetap melancarkan serangan udara ke Lebanon selatan, sementara Hizbullah merespons dengan roket dan mortir ke posisi militer Israel di utara wilayah pendudukan.

Sumber lain juga melaporkan bahwa sejak dimulainya kembali pertempuran di front Lebanon selatan pada awal Maret 2026, jumlah total tentara Israel yang terluka telah meningkat jauh lebih tinggi, dengan beberapa laporan menyebut angka 735 personel terluka, termasuk puluhan dalam kondisi kritis dan sedang. Namun angka ini belum dijelaskan secara rinci dalam pernyataan resmi terbaru tentara Israel.

Di sisi lain, hingga kini militer Israel masih belum secara terbuka mengungkap jumlah korban tewas yang dialami dalam bentrokan terbaru dengan Hizbullah, meskipun laporan lapangan menunjukkan eskalasi pertempuran yang signifikan di sepanjang perbatasan Lebanon-Israel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *