Waspada Penipuan Kloning Suara AI, BSSN Imbau Publik Hati-hati Angkat Nomor Tak Dikenal

Jakarta, Purna Warta – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) memperingatkan publik agar waspada terkait mengangkat nomor tak dikenal. Sebab, hal ini berpotensi menjadi celah untuk kloning suara dengan AI dan dimanfaatkan untuk kejahatan.

Baca juga: Presiden Prabowo Buka Rakornas Pusat dan Daerah 2026, Perkuat Sinergi Wujudkan Indonesia Emas 2045

“Bayangkan menerima telepon dari suara yang terdengar persis seperti orang terdekatmu… tapi ternyata itu penipuan 😨 Di era AI, kloning suara memungkinkan penipu meniru suara manusia dengan sangat realistis,” tulis BSSN dalam akun Instagram resminya, Minggu (1/2/2026).

BSSN menjelaskan bahwa kloning suara itu bisa terjadi ketika kita menjawab nomor asing dengan respons ‘halo’. Kata itu cukup untuk diduplikat untuk ditiru.

“Rekaman suara kita, tanpa disadari—AI yang menyedot detik-teri itu, membekukan kata-kata ‘HALO’ menjadi duplikat digital. Lalu? Mereka menggunakan suaramu lalu menirunya, untuk menjebak orang terdekatmu,” lanjutnya.

Suara yang telah dikloning itu pun bisa dimanfaatkan untuk berbagai tujuan jahat. Mulai untuk penipuan hingga untuk memfitnah seseorang.

“Digunakan untuk membuat rekaman palsu yang dapat digunakan untuk penipuan, pemerasan atau menyebarkan informasi palsu. Digunakan untuk membuat suara yang memfitnah atau menyebarkan penyataan jahat yang merusak reputasi seseorang,” jelasnya.

BSSN pun menyampaikan beberapa tips agar publik terhindar dari modus kejahatan dengan kloning suara:

· Terapkan mekanisme verifikasi, misalnya dengan menggunakan kode sandi atau kata kunci rahasia keluarga/internal.

Baca juga: Pandji Pragiwaksono Siap Jalani Proses Hukum dan Dialog Terkait Laporan Stand-Up ‘Mens Rea’

· Kurangi posting rekaman suara atau pesan suara secara publik di media sosial.

· Tingkatkan kesadaran publik dan internal organisasi tentang cara kerja penipuan kloning suara dan tanda-tanda peringatan.

Publik juga diminta untuk menghubungi polisi jika modus kejahatan ini telah terjadi. Selain itu, BSSN mengingatkan untuk mendokumentasikan hal ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *