Survei KPK Temukan 91 Persen Praktik Joki Skripsi di Perguruan Tinggi

Jakarta, Purna Warta – Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan 2026 yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan 91 persen praktik joki untuk mengerjakan tugas akhir atau skripsi di perguruan tinggi.

Sementara itu, 43 persen responden menyatakan masih terjadi praktik joki skripsi di perguruan tinggi.

“Masih ada terjadi temuan terkait mahasiswa yang membayar pihak lain untuk mengerjakan tugas akhir atau skripsi, ini seperti joki tugas. Ini di Dikti dilaporkan oleh 43 persen responden dan terjadi di 91 persen satuan pendidik yang disurvei,” kata Plh Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK Dian Novianthi dalam peluncuran Indeks Integritas Pendidikan Tahun 2026, di Gedung Juang, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Selain itu, SPI Pendidikan 2026 juga menemukan masalah integritas lain di perguruan tinggi.

Di antaranya, 50 persen responden melaporkan masih terjadi praktik menyontek saat ujian di 94 persen satuan pendidikan tinggi yang disurvei.

Selain itu, KPK menemukan 31 persen guru terlambat ke sekolah untuk mengajar tanpa alasan yang jelas.

“Ini terjadi di 31 persen pendidikan dasar-menengah dan 53 persen di Dikti,” ujar dia.

Sebelumnya, SPI Pendidikan 2026 tercatat berada di angka 73,30 atau masuk kategori adaptif.

Adapun angka tersebut meningkat dibandingkan skor tahun 2024 di angka 69,5 yang menandakan rentan korupsi.

“Kita bersyukur ya skornya sudah cukup tinggi, posisinya adalah adaptif 73 poin sekian dibandingkan dua tahun sebelumnya 69,5 ya,” kata Ketua KPK Setyo Budiyanto dalam Peluncuran Indeks Integritas Pendidikan Tahun 2026 di Gedung Juang, Jakarta, Selasa (6/10/2026).

Setyo mengatakan, meski SPI Pendidikan meningkat dari tahun 2024, masih terdapat beberapa daerah dengan nilai SPI yang masuk kategori korektif sehingga dibutuhkan perbaikan.

“Saya berharap semua pihak tidak alergi manakala kemudian ada daerah yang tertentu yang kemudian dianggap masih kurang. Kesempatan untuk kita perbaiki,” ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *