Jakarta, Purna Warta – Pemerintah Indonesia berencana memangkas anggaran kementerian dan lembaga negara dalam upaya menjaga disiplin fiskal di tengah situasi ekonomi global yang dinamis, terutama akibat kenaikan harga minyak dunia.
Rencana efisiensi ini masih dalam tahap pembahasan. Pemerintah sedang menghitung persentase pemangkasan untuk masing-masing kementerian dan lembaga. Namun, dipastikan bahwa program bantuan sosial (bansos) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan terdampak kebijakan efisiensi tersebut.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah akan melakukan pemangkasan anggaran pada kementerian dan lembaga. Menurutnya, masih banyak kementerian yang kerap mengajukan tambahan anggaran dalam jumlah besar, sehingga diperlukan langkah penyesuaian untuk menjaga agar belanja negara tetap terkendali.
“Pada dasarnya kita akan memotong anggaran, saya akan batasi anggaran-anggaran yang baru, jangan diajukan lagi. Menterinya mengajukan terus, sekian puluh triliun, kita potong kalau yang itu, yang lain kita akan sesuaikan,” ujar Purbaya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
Meski demikian, Purbaya memastikan bahwa kebijakan efisiensi ini tidak akan mengganggu pertumbuhan ekonomi nasional.
“Tapi, ini enggak akan sampai mempengaruhi ekonomi. Kita pastikan juga ekonomi yang terjaga baik. Itu saya monitor terus,” kata dia.
Purbaya menjelaskan bahwa saat ini pemerintah masih menghitung besaran efisiensi yang akan diterapkan. Salah satu skenario yang sedang dibahas adalah pemangkasan sekitar 10 persen dari total anggaran kementerian/lembaga.
Namun, skenario tersebut belum final karena masih dalam tahap diskusi internal. Pemerintah tetap mempertimbangkan kebutuhan spesifik masing-masing kementerian sebelum menentukan persentase akhir pemotongan.
“Kita lagi hitung, untuk semua kementerian. Tadinya kita usulkan mereka mengajukan (efisiensi) 10 persen, tetapi kalau saya tawarin ke mereka, mereka bukan motong, malah nambah terus. Ya sudah saya bilang saya potong, nanti mereka sesuaikan. Tetapi, persenannya kita lagi diskusikan,” ujar Purbaya.


