Jakarta, Purna Warta – Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka pendaftaran seleksi guru Sekolah Rakyat mulai Selasa, 10 Juni 2025. Total formasi yang dibuka mencapai 1.544 posisi, ditujukan untuk mendukung proses pembelajaran bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Baca juga: KPK Gelar Lelang Barang Rampasan Korupsi Serentak pada 11 Juni 2025
“Untuk memenuhi proses pembelajaran di Sekolah Rakyat, tentunya kita sama-sama tahu, diperlukan guru. Sebagai tahapan dari penunjukkan guru tersebut, perlu adanya seleksi calon guru. Calon guru dimaksud merupakan lulusan PPG (Pendidikan Profesi Guru) yang diselenggarakan oleh teman-teman Kemendikdasmen (Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah),” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos Robben Rico dalam keterangan resminya, dikutip Rabu (11/6/2025).
Sekolah Rakyat sendiri merupakan program pendidikan gratis yang ditujukan khusus bagi anak-anak dari Desil 1 dan Desil 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Program ini tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepemimpinan, dan keterampilan hidup.
Proses seleksi ini dijalankan atas kolaborasi lintas kementerian dan lembaga, meliputi Kemendikdasmen, Kementerian PANRB, dan BKN. Seluruh tahapan seleksi diselenggarakan secara gratis.
“Tentunya Kementerian Sosial akan membantu proses seleksi tambahan tersebut,” kata Robben.
Lulusan PPG dan Peserta Seleksi ASN PPPK 2024 Diberi Kesempatan
Selain wajib memiliki sertifikat PPG, calon guru juga harus telah mengikuti seleksi ASN PPPK tahun 2024. Jika lulus, mereka akan diangkat sebagai ASN PPPK Jabatan Fungsional (JF) di bawah Kemensos, dengan hak gaji pokok, tunjangan profesi, tunjangan kinerja, serta pelatihan sebagai guru Sekolah Rakyat.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh lulusan PPG untuk dapat berpartisipasi dalam kesempatan ini. Tentunya untuk mendukung program ini diperlukan sinergi bersama dari seluruh instansi yang terlibat,” kata Robben.
Persyaratan Umum dan Khusus Guru Sekolah Rakyat
Syarat Umum:
1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
2. Usia 20–45 tahun saat ditetapkan sebagai bakal calon guru
3. Tidak pernah dipidana dengan hukuman 2 tahun atau lebih
4. Tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari instansi manapun
5. Tidak sedang berkedudukan sebagai calon PNS/PNS/TNI/Polri
6. Tidak terlibat sebagai anggota/pengurus partai politik atau politik praktis
7. Lulusan S1 atau D4/Sarjana Terapan
8. Memiliki Sertifikat PPG Prajabatan atau Calon Guru
9. Sehat jasmani dan rohani
10. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia
Syarat Khusus:
1. IPK minimal 3,00
2. Mampu berbahasa Inggris aktif (lisan dan tulisan)
3. Telah mengikuti seluruh tahapan seleksi ASN PPPK 2024 dan terdata di SSCASN
4. Bebas dari NAPZA
5. Siap tinggal dan mengajar di lingkungan sekolah berasrama
Seleksi Kompetensi Tambahan
Seleksi tambahan akan digelar secara daring oleh Kemensos dan mencakup:
1. Tes psikotes
2. Tes kemampuan Bahasa Inggris
3. Wawancara
Baca juga: Program Pendidikan Barak Militer Siswa “Nakal” Jabar Berlanjut, Tuai Pro dan Kontra
Jadwal Seleksi Guru Sekolah Rakyat
Pendaftaran: 10–12 Juni 2025
Pengumuman calon guru: 16 Juni 2025
Registrasi online: 16–17 Juni 2025
Pengumuman jadwal seleksi tambahan: 18 Juni 2025
Pelaksanaan seleksi tambahan: 19–23 Juni 2025
Pengumuman hasil seleksi: 30 Juni 2025
Pengangkatan sebagai PPPK: Juli 2025
Demikian informasi resmi mengenai pendaftaran guru Sekolah Rakyat.


