Jakarta, Purna Warta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengimbau masyarakat untuk tidak membeli masker dalam jumlah yang berlebihan karena dipicu rasa takut dan cemas setelah abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau meluas ke sejumlah daerah.
“Masyarakat diimbau membeli masker sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying atau penimbunan,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (10/9/2026).
Berkenaan dengan beredarnya isu kelangkaan stok dan kenaikan harga masker di pasaran, Aji mengatakan saat ini memang terjadi kenaikan harga di beberapa toko offline maupun online, namun kelangkaan stok hanya terjadi di sejumlah tempat di tingkat penjual eceran, sementara stok di tingkat produsen dan distributor masih mencukupi.
Aji menyampaikan, apabila masker jenis N95, KN95, KF94 atau yang setara belum tersedia, masyarakat dapat menggunakan masker medis yang ada dengan cara yang benar.
Kemenkes bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus memantau ketersediaan, distribusi, dan harga masker, serta memastikan pasokan tetap tersedia bagi masyarakat di wilayah terdampak abu vulkanik.
Kemenkes juga mendistribusikan lebih dari 100.000 masker N95 dan masker medis, ribuan kacamata goggle, obat-obatan, dan alat kesehatan gratis ke daerah terdampak paling parah di Lampung, Banten, Jawa Barat, dan Jakarta.
Kemenkes sudah berkoordinasi dengan produsen dan distributor untuk menjaga kelancaran pasokan dan distribusi masker, sehingga pelaku usaha diimbau tidak melakukan penimbunan atau pembatasan pasokan yang menyebabkan kelangkaan stok dan kenaikan harga tidak wajar.
“Apabila ditemukan pelanggaran, dapat dikenakan sanksi pidana atau administratif, berupa peringatan sampai dengan pencabutan perizinan berusaha, sesuai tingkat pelanggarannya,” jelas Aji.
Jika menemukan dugaan penimbunan atau kenaikan harga tidak wajar, masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal pengaduan di nomor WhatsApp 0821-14870070/0838-30032003 atau aplikasi Mobile Alkes.


