Jakarta, Purna Warta – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid (HNW), menyambut positif persetujuan gencatan senjata tahap pertama yang merupakan tindak lanjut dari proposal yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersama sejumlah pemimpin negara Arab-Islam.
Terkait kesepakatan tersebut, HNW mendesak Trump untuk memastikan Israel tidak kembali mengingkari perjanjian ini. Ia berharap kesepakatan ini dapat segera menghentikan serangan dan genosida yang terjadi di Gaza, Palestina.
“Kesepakatan tahap pertama ini bisa sangat positif dan diharap dapat menghentikan serangan dan genosida di Gaza, Palestina, serta dibukanya akses bantuan kemanusiaan kepada para korban, dan ditariknya pasukan pendudukan Israel dari Gaza. Ini juga menunjukkan kepada dunia buah dari keteguhan perjuangan bangsa Palestina dalam mempertahankan tanah airnya guna mencapai cita-cita Palestina merdeka,” ujar HNW, dalam keterangannya, Jumat (10/10/2025).
HNW juga menyampaikan apresiasi kepada kelompok pejuang kemerdekaan Palestina, Hamas, karena telah menerima proposal tersebut. Hamas juga berkomitmen membebaskan sandera dan menukarnya dengan ribuan warga dan tokoh Palestina lintas faksi yang ditahan secara sewenang-wenang di penjara Israel.
“Sikap ini bukti bahwa kelompok pejuang kemerdekaan tetap konsisten memperjuangkan kemaslahatan dan keselamatan bangsa dan tetap memperjuangkan cita-cita Palestina Merdeka, dan tidak tunduk pada keinginan penjajah baik di medan juang, maupun di meja perundingan. Hasil positif yang disambut dengan sukacita oleh semua kelompok perlawanan dan masyarakat Gaza: baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak,” ujar HNW.
Lebih lanjut, HNW menegaskan bahwa sebagai sekutu terdekat Israel, AS harus memastikan Israel mematuhi kesepakatan yang telah disetujui oleh Hamas. HNW menyoroti fakta bahwa Israel selama ini kerap mengingkari kesepakatan yang telah ditandatanganinya.
“Bahkan, di hari yang sama sesudah kesepakatan ini dicapai, Israel masih terus menyerang dan membunuh warga sipil di Gaza, Palestina, bahkan di tenda pengungsian mereka,” kata HNW.
HNW menyerukan agar Presiden Trump menggunakan peran dominannya untuk memastikan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu segera menghentikan serangan dan genosida terhadap warga sipil di Gaza sesuai dengan kesepakatan yang ada.
“Presiden Trump harus benar-benar serius dan jujur dalam mengawal dan menjamin bahwa Israel benar-benar melaksanakan semua kesepakatan yang diterima Hamas tersebut. Apalagi, gencatan senjata menuju perdamaian ini bisa menjadi legacy dari Presiden Trump di kawasan Timur Tengah,” ujar HNW.
HNW menambahkan, jika Israel kembali ingkar dan Presiden Trump tidak mampu menghentikannya, hal itu akan mencoreng kehormatan Trump dan memicu kebencian serta penghukuman yang lebih besar dari masyarakat internasional terhadap kejahatan Israel.
“Namun, bila Israel mengulang kembali pengingkarannya dan Presiden Trump tidak bisa menghentikan, maka itu sama saja mencoreng nama dan kehormatan Presiden Trump, dan hanya hadirkan makin muaknya masyarakat dunia terhadap berulangnya kejahatan Israel yang akan membuat Israel makin dibenci dan dihukum oleh masyarakat Internasional,” sambungnya.
Selain AS, HNW juga mengingatkan negara-negara mediator, seperti Mesir, Qatar, dan Turki, untuk bertanggung jawab dan memastikan terlaksananya kesepakatan yang disetujui Hamas. HNW menyatakan, para pejuang Palestina telah berulang kali membuktikan komitmen mereka terhadap perjanjian yang disepakati, berpegang pada nilai-nilai Islam dan kemanusiaan.
“Mereka sudah menunjukkan kepada dunia untuk selalu menjalankan apa yang sudah disepakati, seperti pembebasan Edan Alexander, warga AS-Israel yang menjadi tentara Israel yang sempat ditahan oleh Hamas. Selain itu, para tahanan Israel juga diperlakukan dengan baik sesuai nilai Islam dan kemanusiaan yang dipegang oleh Hamas, berbeda jauh dengan perlakuan Israel terhadap tahanan Palestina dan bahkan para aktivis kemanusiaan yang membawa bantuan kemanusiaan,” ujar HNW.
Terakhir, HNW berharap kesepakatan ini menjadi momentum untuk membangun kembali Gaza dan melanjutkan tren positif global dalam pembelaan dan pengakuan terhadap negara Palestina.
“Keteguhan dan komitmen para pejuang dan rakyat Palestina telah hadirkan dukungan global yang kuat untuk eksistensi dan kemerdekaan Palestina, dan menggagalkan konspirasi Israel yang ingin mencaplok Gaza dan menghilangkan negara Palestina dari peta dunia, padahal dalam dua tahun terakhir sesudah badai Al-Aqsha makin banyak komunitas masyarakat yang bela Gaza, dan makin banyak negara yang mengakui Palestina sebagai negara merdeka,” kata HNW.
“Kesepakatan gencatan senjata ini menjadi makin bermakna hadirkan perdamaian seperti yang dimaui Presiden Trump, bila segera hadirkan negara Palestina yang benar-benar merdeka dan berdaulat penuh,” pungkasnya.


