BPOM Dapat Tambahan Rp509 Miliar untuk Awasi MBG, Masih Kurang Rp2,4 Triliun

Jakarta, Purna Warta – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendapatkan tambahan anggaran Rp509 miliar yang dialokasikan secara khusus untuk mengawal program makan bergizi gratis (MBG).

“Kita dapat tambahan anggaran yang berhubungan dengan makan bergizi gratis, kurang lebih Rp509 miliar,” kata Kepala BPOM Taruna Ikrar, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Taruna berkomitmen akan menjalankan pengawasan program tersebut secara maksimal, termasuk mencegah terjadinya keracunan makanan. Namun, besaran tambahan tersebut masih jauh dari anggaran yang diharapkan. Taruna mengatakan lembaganya masih membutuhkan tambahan anggaran sebesar Rp2,4 triliun.

“Dari total kebutuhan ideal sebesar Rp4,7 triliun, BPOM sejauh ini baru mendapatkan tambahan sebesar Rp509 miliar,” ucap dia.

Taruna menuturkan, BPOM akan melakukan refocusing anggaran yang diarahkan pada aspek edukasi dan mitigasi risiko keracunan sebelum program MBG berjalan secara masif.

BPOM dan Komisi IX telah menyepakati bahwa proses refocusing anggaran tersebut harus segera tuntas dalam waktu dekat, dengan target sebelum tanggal 7 September.

“Ya, tentu kita akan dengarkan apa yang menjadi masukan dari Komisi IX dan usulan tersebut itu diminta untuk refocusing-nya itu sebelum tanggal 7 September. Kami sudah sepakat untuk itu,” ungkap dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *