
PurnaWarta – Sebanyak 11 siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam dalam tragedi Sungai Cileueur, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/hp)
Terkait peristiwa tersebut, pihak kepolisian menggelar olah TKP di lokasi kejadian. Mengutip Antara, polisi tak menemukan adanya alat penunjang keamanan dalam kegiatan susur sungai yang diikuti ratusan siswa tersebut. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww)
Polisi juga menemukan kedalaman sungai lokasi siswa melakukan penyeberangan sebenarnya hanya 70 sentimeter. Namun, di lokasi ditemukannya korban meninggal dunia kedalaman air mencapai sekitar 2 meter. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww)
“Kami akan menelusuri kenapa hal ini bisa sampai terjadi. Saat itu, ada beberapa hal yang sebenarnya bisa dicegah,” ujar Kapolres Ciamis, AKBP Wahyu Broto Narsono, Sabtu (16/10). (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww)
Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi. Namun, pemeriksaan terhadap pihak sekolah belum dilakukan karena masih dalam situasi berduka. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww)
Berdasarkan data dari Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, insiden tersebut terjadi pada Jumat (!5/10) pukul 13.30 WIB. Sebanyak 150 siswa MTs Harapan Baru Cijantung tengah mengikuti latihan pramuka dengan kegiatan susur Sungai Cileueur. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww)
Air sungai kemudian meluap. Beberapa siswa terseret terbawa arus, hingga beberapa di antaranya tenggelam. (ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/aww)








