

Purna Warta – Reza Pahlavi, yang menyebut dirinya “putra mahkota di pengasingan,” disiram cairan merah saat keluar dari konferensi pers di Berlin.
Insiden ini terjadi beberapa saat setelah ia mengkritik gencatan senjata Iran–AS—namun justru menghadapi penolakan terbuka di luar lokasi.
Cairan tersebut, yang kemudian diidentifikasi polisi sebagai saus tomat/jus tomat, mengenai bagian belakang jas dan lehernya. Ia tampak tidak terluka dan segera meninggalkan lokasi.
Seorang pelaku langsung diamankan. Berdasarkan hukum Jerman, identitasnya tidak diungkap.



