
PurnaWarta – Peneliti dari Universitas Nasional San Marcos itu menemukan jasad diawetkan di tengah alun-alun kota di situs arkeologi Cajamarquilla, sekitar 25 kilometer ke pedalaman dari Lima. (Photo by Cris BOURONCLE / AFP)
Arkeolog mengestimasi usia mumi antara 800 sampai 1.200 tahun di situs arkeologi Cajamarquilla. (Photo by Cris BOURONCLE / AFP)
Mumi ini ditemukan dalam kondisi diikat tali dan tangan menutupi wajahnya, yang menurut para peneliti adalah kebiasaan pemakaman di wilayah Peru selatan. (Photo by Cris BOURONCLE / AFP)
Kemudian peneliti memperkirakan mumi ini berusia 800 hingga 1.200 tahun yang lalu. Periode tersebut merujuk ke zaman pra-Hispanik, periode sebelum peradaban Inca mendirikan benteng terkenal Machu Picchu pada abad ke-15. (Photo by Cris BOURONCLE / AFP)
Para arkeolog merasa beruntung mumi ini masih bisa diselamatkan dari puing-puing. Keadaan penemuan tersebut membuat para peneliti menyimpulkan ini bukan seorang warga biasa, melainkan orang penting dalam masyarakat kontemporer. (Photo by Cris BOURONCLE / AFP)






