
PurnaWarta – Wisatawan mendatangi peninggalan Romawi kuno, Leptis Magna, di kota Al-Khums, Libya, yang berjarak sekitar 120 kilometer dari ibu kota Tripoli. (Photo by Mahmud TURKIA / AFP)
Bangunan-bangunan berarsitektur Romawi kuno masih berdiri di sana, peninggalan budaya selama ratusan tahun. Namun, Leptis Magna dianggap sebagai salah satu peninggalan Romawi Kuno yang paling terbengkalai. (Photo by Mahmud TURKIA / AFP)
Dahulu kala, Leptis Magna pernah dianggap sebagai salah satu kota kekaisaran Romawi kuno terindah. Pembangunan besar-besaran kota ini terjadi pada masa kekaisaran Septimius Severus (193-211 SM), yang lahir di kota Leptis. (Photo by Mahmud TURKIA / AFP)
Kala itu, Leptis Magna menjadi salah satu pos terdepan kekaisaran Romawi Kuno di pantai selatan Mediterania. (Photo by Mahmud TURKIA / AFP)
Namun di era modern, terutama di 10 tahun terakhir, wisatawan enggan mengunjungi Leptis Magna mengingat konflik yang bergejolak di Libya tak kunjung padam. Amfiteater berkapasitas 15 ribu penonton jadi salah satu bangunan ikonik di Leptis Magna, selain Basilica berukuran raksasa dan pacuan kuda. (Photo by Mahmud TURKIA / AFP)






